Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Berhenti Menguat, Investor Asing Lepas Saham Perbankan dan Komoditas

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan Kamis (11/6/2026) setelah sebelumnya mencatat penguatan selama dua sesi berturut-turut. IHSG ditutup melemah 0,28 persen atau turun ke level 5.886,03.

Meski sempat menunjukkan tren pemulihan dalam beberapa hari terakhir, tekanan jual yang masih terjadi di sejumlah saham berkapitalisasi besar membuat laju penguatan indeks tertahan.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 265 saham berhasil menguat, sementara 419 saham melemah dan 131 saham lainnya ditutup stagnan. Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp22,27 triliun dari volume perdagangan 33,65 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 2,37 juta kali.

Baca Juga : IHSG Berpeluang Lanjut Rebound, MNC Sekuritas Soroti AMMN, BIPI, MINA dan WIFI sebagai Pilihan Cuan

Dari sisi aliran dana, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp252,65 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler, nilai jual bersih asing mencapai Rp260,61 miliar, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai tercatat pembelian bersih sebesar Rp8,95 miliar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp203,70 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp166,98 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp145,01 miliar.

Selain itu, sejumlah saham lain yang juga mengalami tekanan jual asing antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Timah Tbk (TINS), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Baca Juga : IHSG Awali Perdagangan dengan Koreksi ke 5.701

Daftar 10 Saham dengan Net Foreign Sell Terbesar

BBRI : Rp203,70 miliar

DSSA : Rp166,98 miliar

Baca Juga : IHSG Tertekan Tajam, Analis Prediksi Koreksi Berlanjut hingga Sentuh Level 5.100

ASII : Rp145,01 miliar

AMMN : Rp69,71 miliar

CUAN : Rp63,02 miliar

Baca Juga : IHSG Hari Ini Tersungkur ke Level 6.291, Saham AMMN hingga ADMR Pimpin Pelemahan LQ45

TINS : Rp44,96 miliar

AADI : Rp30,63 miliar

PTBA : Rp24,17 miliar

Baca Juga : IHSG Melemah Usai BI Tahan Suku Bunga, Simak Rekomendasi Saham dan Proyeksi Jumat 20 Februari 2026

ICBP : Rp23,78 miliar

ITMG : Rp23,59 miliar

Meski demikian, tekanan jual asing pada perdagangan kali ini terpantau mulai mereda dibandingkan dua sesi sebelumnya. Pada 9 dan 10 Juni 2026, investor asing masing-masing mencatatkan net sell sebesar Rp2,45 triliun dan Rp3,13 triliun.

Menariknya, meski diwarnai aksi jual asing dalam jumlah besar, IHSG justru mampu mencatat kenaikan signifikan pada dua hari tersebut. Indeks menguat 7,57 persen pada 9 Juni dan kembali naik 2,71 persen pada 10 Juni 2026.

Penguatan tersebut menjadi sinyal pemulihan setelah IHSG sebelumnya sempat tertekan hingga berada di kisaran level 5.300. Pelaku pasar kini menantikan apakah momentum rebound masih dapat berlanjut atau justru kembali tertahan oleh aksi ambil untung dan keluarnya dana asing dari pasar saham domestik.

(Dra/nusantaraterkini.co)