Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Indonesia Kirim 51,5 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina, Sabtu (4/11/2023) pagi. (Foto: X @jokowi)

Indonesia Kirim 51,5 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina, Sabtu (4/11/2023) pagi.

Baca Juga : Gugatan tak Mendasar, Pasangan Amir-Jiji Segera Dilantik jadi Wali Kota Binjai

Bantuan tersebut merupakan tahap pertama yang dikirim melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Baca Juga : Transisi Kepemimpinan, Prabowo Minta Calon Wamen Tancap Gas Kerja Maksimal

"Alhamdulillah, pada pagi hari ini Indonesia mengirimkan bantuan untuk rakyat Palestina," ungkap Jokowi dikutip dari Twitter (X) resminya.

Jokowi menjelaskan, ada tiga pesawat yang membawa barang-barang logistik sesuai kebutuhan rakyat di Gaza tersebut. Bantuan ini nantinya akan dikirim menuju ke Bandara El Arish di Mesir untuk kemudian diteruskan ke Gaza.

Baca Juga : PSI Disarankan Perjelas Posisi Jokowi di Struktur Partai

"Dari Mesir, bantuan seberat 51,5 ton tersebut kemudian diteruskan dan disalurkan ke Gaza," jelasnya.

Baca Juga : Yuddy Chrisnandi Tekankan Pentingnya Kesamaan Visi Menteri dengan Presiden untuk Perkuat Kinerja Pemerintahan

Jokowi menyatakan, bantuan tahap pertama ini merupakan urunan berbagai pihak, dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha. Bantuan selanjutnya (tahap kedua) sedang dipersiapkan oleh pemerintah.

"Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina merupakan wujud solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan," jelasnya.

Baca Juga : Reaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara

Dalam kesempatan ini, Jokowi kembali mendesak agar kekerasan yang terjadi di Gaza dapat segera dihentikan.

Baca Juga : Presiden Prabowo Bantah Komitmen Rp17 Triliun untuk Board of Peace

"Dan saya kembali menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza tidak dapat diterima dan harus dihentikan secepatnya," tandasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)