Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Sumarni menyampaikan akan segera melaksanakan rapat konsolidasi kilat bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat setelah dirinya kembali ke Kabupaten Muara Enim.
Sumarni mengatakan, dirinya akan memastikan kelanjutan seluruh program infrastruktur, serta proyek strategis tahun anggaran 2026 berjalan tanpa hambatan usai dirinya resmi menerima surat penunjukan dari Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) di Palembang pada, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga : Lantik Plt Bupati Muara Enim, Deru Instruksikan Kawal Proyek Flyover
“Kita mengikuti arahan dari Pak Gubernur. Tadi sudah diserahkan surat penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Muara Enim. Namun, kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan mengikuti perkembangan yang ada,” ujarnya saat diwawancarai di Griya Agung Palembang.
Baca Juga : Herman Deru Resmi Serahkan SK Plt Bupati Muara Enim kepada Sumarni
Sumarni menjamin penuh jika dinamika hukum yang tengah terjadi di tingkat pimpinan, tidak akan dibiarkan mengorbankan kepentingan pemenuhan hajat hidup masyarakat banyak.
Baca Juga : Hilang Dua Pekan, Pria Asal Tanjung Jambu Ditemukan Tewas di Sungai Lematang
“Yang pasti, kami memastikan seluruh kegiatan pembangunan di Kabupaten Muara Enim tidak akan terhenti. Insya Allah tetap berlanjut sesuai dengan visi-visi yang sudah kami susun bersama,” tegasnya.
Demi menyelaraskan derap langkah di lingkungan birokrasi, srikandi birokrat ini memilih langsung bertolak kembali ke wilayah kerja untuk menata koordinasi di tingkat sektoral secara mendalam.
Baca Juga : Viral Lempar Kaca Mobil di Gunung Megang, Preman Pemalak Sopir Truk Akhirnya Diringkus Polisi
“Kita akan melakukan konsolidasi dan rapat secepatnya. Siang ini juga saya akan langsung kembali ke Muara Enim,” katanya.
Dalam forum koordinasi internal tersebut, fokus utama peninjauan akan diarahkan pada pengauditan serta inventarisasi berkala terhadap sisa target kinerja yang wajib dikebut penyelesaiannya.
“Kami akan menggelar rapat bersama seluruh OPD dan camat untuk melakukan konsolidasi terlebih dahulu, serta menginventarisasi seluruh kegiatan yang ada pada tahun 2026,” jelasnya.
Ia juga mengklarifikasi terkait keberadaannya di luar wilayah administratif kabupaten selama beberapa hari terakhir, yang membuat dirinya belum sempat berinteraksi langsung dengan jajaran aparatur di daerah.
“Kebetulan kemarin saya menghadiri kegiatan pelantikan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, sehingga belum kembali ke Muara Enim,” tuturnya.
Oleh sebab itu, begitu mengantongi legalitas penunjukan dari Gubernur Sumsel di Griya Agung, dirinya langsung bergerak cepat mempercepat kepulangan guna meredam spekulasi di tingkat akar rumput.
“Jadi saya belum bisa banyak berkomentar mengenai kondisi di lapangan saat ini. Mudah-mudahan situasinya tetap kondusif,” lanjutnya.
Untuk mengawal stabilitas daerah selama masa transisi eksekutif ini, dirinya memastikan seluruh unsur pertahanan, hukum, dan keamanan daerah berdiri satu komando di belakang pemerintah kabupaten.
Kolaborasi antar-institusi ini diposisikan sebagai jaminan bagi publik bahwa penegakan hukum dan roda pembangunan daerah akan tetap berjalan beriringan secara selaras.
“Tadi kita juga sudah bersama-sama hadir dengan Forkopimda. Ada Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, dan Kajari. Insya Allah kami semua akan bergandengan tangan untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas di Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.
Ia mengimbau khalayak luas untuk tetap jernih melihat dinamika ini dengan menjunjung tinggi marwah proses peradilan yang sedang bergulir.
“Kepada masyarakat, saya mengimbau agar tetap tenang dan mengikuti seluruh proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” imbuhnya.
Ia pun mengeluarkan instruksi keras bagi para aparatur sipil negara di lingkungan pemkab agar tidak terseret ke dalam polarisasi atau faksi-faksi kepentingan politis kelompok pasca-transisi kepemimpinan.
“Namun yang terpenting, kami tidak akan tinggal diam. Bersama seluruh OPD, kami sudah berkomitmen untuk tetap bekerja dan tidak terkotak-kotak, karena persoalan ini bersifat personal,” tambahnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Bumi Serasan Sekundang untuk merapatkan barisan memberikan dukungan moril demi kelancaran agenda pembangunan daerah.
“Tujuan kita tetap satu, yaitu untuk pembangunan Kabupaten Muara Enim. Insya Allah, mohon doa dari seluruh masyarakat. Terima kasih,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
