Nusantaraterkini.co, MEDAN – Di balik kencangnya arus pengunjung yang memburu promo cuci gudang jelang penutupan permanen Altic Houseware di Jalan HM Joni, Kota Medan, terselip kisah para karyawan yang harus bersiap mencari pelabuhan baru.
Berdasarkan pantauan langsung pada Sabtu, (9/5/2026), suasana toko tampak padat oleh warga yang memanfaatkan momentum hari-hari terakhir operasional ritel tersebut.
Baca Juga : Altic Houseware Medan Tutup Permanen Juni 2026, Warga Serbu Cuci Gudang Terakhir!
Sempat beredar rumor di tengah masyarakat bahwa toko perlengkapan rumah tangga ini akan resmi pamit pada bulan Juni mendatang.
Baca Juga : Pasar Properti Indonesia Lesu, Pertumbuhan Harga Capai Titik Terendah Sejak 2003
Namun, hal tersebut diklarifikasi langsung oleh Laila, salah satu karyawan Altic Houseware, saat diwawancarai.
Ia meluruskan bahwa masa operasional toko sebenarnya akan berakhir lebih cepat dari kabar yang beredar.
Baca Juga : Pekerja yang Kehilangan Pekerjaan Berhak Terima Dana Jaminan
"Tutup sebenarnya akhir bulan," ungkap Laila merujuk pada akhir Mei 2026.
Baca Juga : Temui Gubernur Bobby Nasution, Buruh Perkebunan Tanyakan Kepastian Pesangon
Menjelang hari-hari terakhir operasional di penghujung bulan ini, kekhawatiran mengenai nasib para pekerja perlahan menemui titik terang.
Pihak manajemen toko telah memberikan kepastian bahwa seluruh hak-hak karyawan akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Pemerintah Harus Hadir Bantu Korban PHK PT Sritex untuk Dapatkan Haknya
Terkait pemberian pesangon dan bonus, Laila menjelaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk membayarkannya secara utuh kepada seluruh pekerja yang terdampak penutupan ini.
"Setelah ditutup ya udah langsung dikasih full," jelasnya.
Laila, yang telah mengabdi di Altic Houseware selama tiga tahun terakhir, menyebutkan bahwa di bagian dalam toko masih terdapat sejumlah karyawan senior dengan masa bakti yang jauh lebih lama. Meski harus berpisah dengan tempat kerjanya, ia tetap optimis menatap masa depan.
Ketika ditanya mengenai rencana setelah toko benar-benar ditutup, Laila menyatakan tetap memiliki niat untuk mencari pekerjaan baru, meskipun tidak dilakukan secara terburu-buru.
"Lanjut sih pasti ada bang, cuma nggak langsung," tuturnya pada Sabtu (9/5/2026) tersebut.
Pemberian pesangon dan bonus secara penuh ini diharapkan dapat menjadi bekal yang cukup bagi para pekerja untuk menata kembali langkah mereka setelah Altic Houseware resmi berhenti beroperasi.
(cw1/nusantaraterkini.co)
