Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kutuk Israel, DPR RI Harap Internasional Sanksi Berat Israel

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang juga Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. (Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar)

Nusantaraterkini.co - Viral baru-baru ini, 112 warga Gaza tewas akibat ditembaki militer Israel saat mengantre bantuan kebutuhan pada Kamis, (29/2/2024).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari fraksi Golkar Ace Hasan Syadzily meminta pemerintah Indonesia untuk menggalang kekuatan Internasional untuk memberikan sanksi kepada Israel. Ia mengharapkan sanksi yang berat terhadap Israel atas tindakannya menembaki kerumunan warga Gaza yang tengah menunggu bantuan datang hingga 112 orang tewas.

"Dunia harus segera bertindak memberikan sanksi yang seberat-beratnya bagi Israel. PBB harus menunjukkan ketegasannya terhadap Israel. Jangan lembek," ujar Ace kepada wartawan, Jumat, (1/3/2024), dilansir dari detikcom.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi

Ace menyebut tindakan Israel sangat terkutuk dan biadab. Hal itu dianggap sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

"Pemerintah Indonesia harus kembali menggalang kekuatan Internasional untuk memberikan sanksi bagi Israel," ucap Ace.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (1/3/2024), dilansir BBC, militer Israel mengakui pasukannya memang menembaki beberapa orang yang mereka anggap sebagai ancaman. Karena hal itu, kurang lebih 112 warga sipil Palestina dilaporkan tewas setelah tentara Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang sedang berupaya mendapatkan bantuan di Gaza utara, pada Kamis (29/02).

Baca Juga : Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Baru Sayap Militer Hamas dalam Operasi di Gaza

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah saksi mata menyaksikan kerumunan warga sipil berupaya mendapatkan bantuan dari iring-iringan truk yang telah melewati pos pemeriksaan militer Israel di Kota Gaza.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Detikcom