Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Masih Banyak PKL Berdagang di Trotoar Jalan Brigjen Katamso Medan, Ganggu Pejalan Kaki

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Kriswando Sinaga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Hak pejalan kaki di Jalan Brigjen Katamso, Medan, tampaknya masih jauh dari kata terpenuhi. Selain maraknya pengendara motor yang naik ke trotoar, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar kini menjadi hambatan utama bagi masyarakat yang melintas.

Dalam pantauan di lapangan pada Kamis (14/5/2026), trotoar di sepanjang jalan tersebut banyak digunakan untuk aktivitas komersial dan parkir kendaraan pribadi, sehingga memaksa pejalan kaki untuk turun ke badan jalan yang berisiko tinggi.

Baca Juga : Kuliner Halal Aman dan Sehat Kembali Hadir di Mesjid Raya Hingga 16 Juni

Nisa, salah seorang pejalan kaki yang melintas, mengungkapkan ketidaknyamanan tersebut.

Baca Juga : Kelas Digital di Medan Jadikan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Modern

Menurutnya, penggunaan trotoar untuk berjualan dan parkir sangat tidak tepat karena merampas ruang publik bagi warga.

"Enggak cocok sih, ini kan khusus pejalan kaki. Jadi untuk yang jualan gitu nggak pas, mengganggu pejalan kaki," ujar Nisa kepada Nusantara Terkini.

Baca Juga : Darmadi Durianto Kritik Rencana Pajak E-Commerce, Sebut Bisa Jadi Pukulan bagi UMKM

Lebih lanjut, Nisa mengaku kerap merasa kesulitan saat ingin menegur oknum yang menghalangi jalan tersebut.

Baca Juga : Dampak Perang di Selat Hormuz Tekan Omset Pedagang Grosiran

Ia menilai adanya sikap keras kepala dari para pelanggar yang membuat warga enggan memberikan teguran langsung.

"Mau kasih tahunya juga susah sih, orang kan kalau dikasih tahu agak ngeyel ya," pungkasnya.

Kondisi ini menambah daftar panjang pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Perhubungan dan Satpol PP, untuk menertibkan fungsi trotoar agar kembali kepada peruntukannya bagi pejalan kaki secara aman dan nyaman.

(cw1/nusantaraterkini.co)