Nusantaraterkini.co, MEDAN – Desa wisata Huta Tinggi di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, tak hanya memikat lewat panorama alam Danau Toba, tetapi juga lewat kekayaan kuliner khas Suku Batak Toba yang autentik dan sarat makna budaya.
Berada tak jauh dari Danau Sidihoni, desa ini menawarkan pengalaman wisata berbasis komunitas. Wisatawan diajak terlibat langsung dalam aktivitas warga, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga mencicipi aneka hidangan tradisional yang menjadi identitas masyarakat Batak Toba.
Salah satu sajian yang hampir selalu hadir sebagai pembuka adalah mi gomak, makanan khas yang kerap disebut sebagai spaghetti-nya orang Batak. Teksturnya yang kenyal dengan balutan kuah rempah menjadikan hidangan ini unik dan mudah dikenali.
Baca Juga : Waspadai, 7 Buah yang Paling Tinggi Gula, Disarankan untuk Dibatasi Konsumsinya
Mi gomak biasanya disajikan pertama untuk tamu. Ini cara warga memperkenalkan kuliner khas Batak kepada wisatawan.
Mi gomak dibuat dari bahan dasar umbi-umbian dan disajikan bersama kuah kaya rempah yang menggunakan andaliman, bumbu khas Batak yang memberi sensasi pedas getir. Andaliman merupakan tanaman liar berduri yang tumbuh alami di kawasan sekitar Danau Toba dan menjadi ciri kuat masakan Batak.
Bahan dan Cara Membuat Mie Gomak
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Telur Dadar Kriwil, Kudapan Lezat dan Praktis untuk Mama Muda di Akhir Pekan
Proses pembuatan mie gomak melibatkan pemasakan mie hingga matang, pembuatan kuah santan dengan tambahan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lengkuas, dan daun jeruk purut untuk menciptakan rasa yang lezat dan harum.
Selain itu, daging sapi juga dimasak terlebih dahulu dengan bumbu khusus agar rasanya semakin nikmat. Nah, seperti apa bahan lengkap dan cara membuatnya?
Bahan-bahan:
Baca Juga : Berapa Banyak Kandungan Gula Dalam Madu?
300 gram mie kuning (bisa mie telur atau mie kuning kering).
200 ml santan kelapa kental.
300 ml air.
Baca Juga : Manfaat Menakjubkan dari Makan Mangga, Bisa Bikin Kulit jadi Awet Muda
200 gram daging sapi, potong tipis.
2 lembar daun jeruk purut.
2 batang daun bawang, iris halus.
Baca Juga : Resep dan Cara Membuat Gulai Nangka Kikil, Cocok Dijadikan Menu Makan Siang yang Menggoda
1 batang serai, memarkan.
3 sendok makan minyak goreng.
1 sendok makan kecap manis.
Baca Juga : Deretan Makanan Khas Riau yang Wajib Dicoba, Kaya Rasa dan Tradisi
Garam secukupnya.
Bumbu halus:
6 butir bawang merah.
4 siung bawang putih.
5 buah cabai merah.
3 buah cabai rawit.
1 ruas jari kunyit.
2 cm jahe.
Cara membuat:
1. Rebus mie kuning dalam air mendidih hingga matang. Setelah matang, tiriskan dan sisihkan.
2. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus, daun jeruk purut, dan serai hingga harum dan matang.
3. Masukkan potongan daging sapi, aduk hingga daging berubah warna.
4. Tuangkan air ke dalam wajan, masak hingga daging empuk dan kuah mendidih.
5. Tambahkan santan kelapa kental dan kecap manis ke dalam kuah, aduk rata, dan biarkan mendidih kembali. Selanjutnya beri garam secukupnya sesuai selera.
6. Masukkan mie kuning yang telah direbus ke dalam kuah, aduk rata hingga mie terendam kuah.
7. Masak mie gomak dalam kuah selama beberapa menit hingga semua bahan tercampur dengan baik.
8. Angkat mie gomak yang telah matang dan sajikan dalam mangkuk saji.
9. Taburi dengan irisan daun bawang sebagai hiasan.
Lapet, Kue Tradisional Penuh Kehangatan
Selain mi gomak, kuliner yang satu ini juga merupakan khas dari suku Batak. Lapet namanya, kue tradisional Batak yang terbuat dari campuran tepung, kelapa parut, dan gula pasir, lalu dikukus hingga matang. Lapet menawarkan rasa manis berpadu gurih yang sederhana namun menghangatkan.
Dali ni Horbo, Keju Unik dari Susu Kerbau
Pulau Samosir dikenal sebagai wilayah dengan populasi kerbau yang cukup banyak. Dari situlah lahir dali ni horbo, olahan susu kerbau khas Batak Toba yang sering disebut sebagai keju tradisional.
Susu kerbau dimasak menggunakan tanaman alami bernama ano-ano, sejenis lidah buaya yang membantu proses penggumpalan. Hasilnya menyerupai keju dengan tekstur mirip kembang tahu dan cita rasa asin dengan sedikit asam.
Berbeda dari keju pada umumnya, dali ni horbo dinikmati sebagai lauk pendamping nasi putih atau disantap bersama olahan ikan mas khas Batak bernama naniarsik.
Tuak, Minuman Tradisional Batak
Tak lengkap membahas kuliner Batak tanpa menyebut tuak, minuman fermentasi dari getah nira dan kolang-kaling. Berwarna putih gading, tuak memiliki rasa manis dengan sentuhan pahit dan menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Batak.
(Dra/nusantaraterkini.co).
