Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Muncul Dugaan Bullying, IKA FK Unsri Minta Kemenkes Investigasi Kematian Dokter MAA

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Poster ucapan duka cita dr MAA. (Foto: Istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) melaporkan kasus meninggalnya seorang dokter program internship berinisial dr. MAA yang sempat bertugas di Rumah Sakit K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna dilakukan investigasi mendalam terkait penyebab kematian dan dugaan perundungan.

Dokter tersebut dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang pada Jumat (1/5/2026), setelah sebelumnya menjalankan tugas program internship di wilayah Kuala Tungkal.

Baca Juga : Meriahkan Hari Jadi Palembang ke-1343, Ampera Tourism Run 2026 Siap Digelar 28 Juni

“Prosesnya sudah kami laporkan ke pusat. Nanti Kementerian Kesehatan yang akan melakukan investigasi, jadi kita tunggu hasilnya seperti apa,” ujar Ketua Umum IKA FK Unsri, Achmad Junaidi saat diwawancarai via telpon, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga : Polda Sumsel Resmikan Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi Palembang, Salurkan Kursi Roda dan Sembako

Achmad Junaidi menjelaskan jika langkah pelaporan merupakan hasil kesepakatan internal organisasi. Namun, sebutnya, seluruh temuan tetap harus dikonfirmasi melalui tim investigasi resmi Kemenkes.

Terkait penyebab pasti kematian, pihaknya belum dapat memberikan kepastian karena tidak terlibat langsung dalam penanganan medis, meski terdapat informasi awal mengenai dugaan infeksi paru-paru.

Baca Juga : Cegah Kelangkaan, Mendag Minta Produsen Hidupkan Lagi Second Brand Minyak Goreng

“Kalau penyebabnya silakan ditanyakan ke dokter yang merawat. Informasinya ada dugaan infeksi paru-paru, tetapi kami tidak tahu persis karena tidak menangani langsung,” jelasnya.

Baca Juga : Perketat Seleksi Kasatresnarkoba, Polda Sumsel Uji 17 Perwira Lewat Assessment Center

Selain masalah medis, investigasi Kemenkes nantinya juga akan mencakup penelusuran terhadap adanya dugaan tindakan perundungan atau bullying di lingkungan rumah sakit.

Achmad Junaidi menegaskan jika IKA FK Unsri akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, meskipun kewenangan penuh dalam program internship tersebut berada di bawah kendali pemerintah pusat.

Baca Juga : DKPP Sumsel: Jangan Beli Hewan Kurban di Pedagang Musiman Tak Berizin

“Adanya dugaan itu nanti biar diinvestigasi oleh Kemenkes,” tegasnya.

Baca Juga : Perkuat Struktur Industri, Sumsel Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Banyuasin

Ia kembali menekankan komitmen organisasi dalam mengawasi perkembangan kasus ini hingga mendapatkan hasil akhir dari pihak berwenang.

“Kami siap mengawal sampai selesai. Namun karena program ini berada di bawah Kementerian Kesehatan, maka mereka yang akan melakukan investigasi dan menentukan hasil akhirnya,” ucap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)