Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melarang masyarakat membeli hewan kurban di penjual musiman pinggir jalan.
Hal itu, guna menjamin kesehatan dan kelayakan ternak sesuai syariat Islam menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Baca Juga : Stok Aman, DKPP Sumsel Siapkan Puluhan Ribu Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 Hijriah
Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi menyampaikan, pemerintah hanya merekomendasikan pembelian di tempat-tempat resmi yang telah terpantau oleh petugas medis hewan.
Baca Juga : Vaksinasi PMK Tahap Pertama di Sumsel Capai 87,6 Persen, Target Rampung April 2026
“Saya minta kepada seluruh masyarakat yang ingin berkurban, belilah hewan kurban pada tempat-tempat yang memang resmi,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (16/4/2026).
Ruzuan mengatakan, hewan kurban yang dijual secara resmi telah melewati pemantauan ketat terkait syarat fisik, mulai dari kecukupan umur hingga kondisi kesehatan.
Baca Juga : DKPP Sumsel Intensifkan Vaksinasi PMK dan Sebar 41 Ribu Dosis Vaksin ke 17 Daerah
“Carilah di tempat yang sudah resmi, jangan yang di jual-jual pedagang musiman itu. Karena dalam arti kesehatannya belum terjamin, kita tidak menjamin itu dan kita tidak merekomendasikan itu,” katanya.
Baca Juga : Ramai Pembeli, Pedagang Musiman Daging Sapi dan Kerbau di Tapteng Kecipratan Berkah Ramadan
Kemudian penuhilah juga persyaratan-persyaratan lainnya, seperti memastikan sapi atau domba yang dibeli berjenis kelamin jantan, tidak cacat, tidak kurus, serta sudah berganti gigi atau poel,” jelasnya.
Guna memberikan rasa aman kepada konsumen, tim kesehatan dari DKPP juga terus berkeliling melakukan uji laboratorium untuk mengantisipasi penyakit seperti cacingan.
Jika ditemukan hewan yang terjangkit penyakit, petugas akan segera menginstruksikan peternak untuk melakukan isolasi dan pemberian pengobatan medis.
“Kita nanti akan melihat kondisinya, apakah sapi itu sudah cukup umur, apakah sapi itu sehat, apakah sapi itu tidak cacat. Karena cukup banyak dan cukup luas yang perlu kita periksa,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
