Nusantaraterkini.co, Deliserdang - Kawasan Pasar 7 Tengah, Tembung, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang kerap menjadi langganan banjir meski hujan sebentar.
Kondisi ini dirasakan warga sudah bertahun-tahun, namun pemerintah Kabupaten Deliserdang terkesan cuek.
Tak hanya banjir, kondisi jalan Pasar 7 Tengah rusak parah dan drainase yang buruk.
Warga setempat, Kiki mengatakan, kondisi di sini sudah paket komplit, namun pemerintah buta.
Tak hanya itu, pemerintah Deliserdang kebanyakan ngonten biar dilihat kerjanya.
Namun nyatanya, kondisi di sini tak pernah tersentuh pemerintah.
"Kalau cuma cakap-cakap di media sosial tentang kinerjanya saya rasa itu gak perlu. Karena memang tugasnya bupati itu bekerja untuk rakyat. Kalau mau ngonten sekalian di sini, banjir, jalan rusak dan drainase buruk. Jadi nyata kontennya," ungkapnya.
Lanjut Kiki, kondisi langganan banjir di Pasar 7 Tengah lantaran perbaikan drainase tak pernah serius.
"Dulu di sepanjang jalan pasar 7 Tengah memang ada perbaikan drainase tapi yang diperbaiki itu diujung yang sama sekali tidak pernah banjir. Nah bagian bawah ini yang justru dibiarkan. Ini kerja apaan. Terkesan bego pemerintah kabupaten Deliserdang ini," tegasnya.
Belakangan curah hujan tinggi yang terjadi di Sumut khususnya Kabupaten Deliserdang, membuat tingginya debit air di drainase.
Sehingga belum surut, banjir bertambah tinggi.
BACA JUGA: Resmi Naik Pangkat, Brigjend Sumaryono Dikenal Sosok Humble dan Tangguh di Lapangan Bola
Kiki berharap Bupati Deliserdang yang saat ini menjabat bisa melihat dengan mata telanjang.
"Kita berharap Bupati yang saat ini yang katanya benar-benar bekerja. Coba buktikan di kawasan ini. Cuma itu yang kita harap, bukan yang lain. Bayar pajak tetap tapi perbaikan untuk kawasan di sini nihil," pungkasnya.
(mft/Nusantaraterkini.co)
