Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pembekuan SOKSI Versi Ali Wongso Sinaga, Begini Penegasan Ketua Bidang Ormas DPP Golkar Fahd Arafiq

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Bidang Ormas DPP Golkar Fahd Elfouz Arafiq. (Foto: Dok.Kabar Golkar)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Bidang Ormas DPP Golkar Fahd Elfouz Arafiq resmi merekomendasikan pembekuan Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) versi saudara Ir Ali Wongso Sinaga. 

Keputusan ini diambil karena kepemimpinan Ali Wongso Sinaga dinilai tidak menunjukkan itikad baik untuk melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) Bersama sebagaimana yang telah di putuskan DPP Golkar dalam Rakernas 8 Februari 2025, lalu.

Baca Juga: Misbakhun Ungkap Bangga Banyak Kader Soksi Masuk DPP Golkar dan AKD DPR

Sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI memiliki peran penting dalam menjaga soliditas dan persatuan kader di seluruh Indonesia. 

Namun, sikap kepengurusan yang dipimpin oleh saudara Ir Ali Wongso Sinaga yang enggan mengikuti mekanisme rekonsiliasi melalui Munas Bersama dianggap bertentangan dengan semangat kebersamaan dan demokrasi internal Partai Golkar. 

Hal tersebut diungkap Fahd saat diwawancarai di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Senin (24/3/2025), dikutip Nusantaraterkini.co dari Infobapera.com.

“Dengan berat hati, kami memutuskan untuk membekukan kepengurusan SOKSI versi saudara Ir. Ali Wongso sinaga karena mereka tidak menunjukkan komitmen untuk menjalankan Munas Bersama yang bertujuan menyatukan kembali SOKSI dalam satu kepemimpinan yang sah dan kuat,” ujar Fahd tegas. 

Kata Fahd, keputusan ini diharapkan dapat mengakhiri dualisme dalam tubuh SOKSI dan mengembalikan organisasi ke jalur yang sesuai dengan cita-cita perjuangan dan kepentingan kader di seluruh Indonesia.

Fahd pun menegaskan langkah ini diambil demi kebaikan bersama serta untuk memastikan organisasi ini tetap berfungsi secara optimal dalam mendukung Partai Golkar dan kepentingan para anggotanya. 

Baca Juga: Jangan Ragukan Ijeck Memimpin Golkar Sumut, SOKSI: Powernya Sudah Terbukti, Lanjutkan!

Dengan adanya keputusan ini, seluruh kader SOKSI di seluruh Indonesia diimbau untuk tetap solid dan mengikuti arahan DPP Golkar demi menjaga persatuan dan eksistensi SOKSI sebagai salah satu elemen penting dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. 

"Depidar dan Depicab Soksi yang aktif di daerah-daerah tetap berada dalam barisan karena mereka adalah kader kader terbaik Partai Golkar," imbau mantan Ketua umum PP AMPG ini.

(*/fer/nusantaraterkini.co)