Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemkab Pasaman Siapkan Lebih dari 2.000 Lowongan Kerja di Job Fair 2026

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Poster pemberitahuan Job Fair Pasaman 2026.(foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, ​PASAMAN-Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja bersiap menggelar Job Fair Pasaman 2026. Agenda ini dicanangkan sebagai bagian dari Program Unggulan Pasaman Bangkit guna mempercepat terciptanya 1.000 lapangan kerja di wilayah Kabupaten Pasaman.

Ajang bursa kerja ini rencananya bakal dipusatkan di GOR Tuanku Rao Rabu (20/5/2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pemkab Pasaman menggandeng sekitar 20 perusahaan dalam dan luar negeri untuk menyediakan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan. Kesempatan ini terbuka luas bagi para pencari kerja dengan latar belakang pendidikan dari tingkat SLTA hingga Sarjana (S1), baik bagi lulusan baru (fresh graduate) maupun tenaga kerja berpengalaman di rentang usia 18 sampai 35 tahun.

Baca Juga : Pemkab Pasaman Sukses Pertahankan Opini WTP 13 Kali Berturut-turut

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Ariswan, mengemukakan bahwa langkah konkret ini diharapkan mampu menjembatani para pencari kerja untuk berinteraksi langsung dengan dunia usaha. 

Baca Juga : Halal Bihalal Akbar Pertama di Pasaman, Welly Suhery : Wadah Jalin Silaturahmi Seluruh Masyarakat untuk Pasaman Bangkit

"Target kami, minimal 70 persen pencari kerja yang hadir dapat langsung mengikuti proses seleksi dan wawancara kerja di lokasi kegiatan," ungkap Ariswan dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).

​Selain kehadiran puluhan perusahaan, Job Fair Pasaman 2026 juga didukung penuh oleh institusi ketenagakerjaan strategis seperti Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, BPVP Padang, BP3MI, serta Kadin Sumatera Barat. 

Ariswan menambahkan, bursa kerja ini terintegrasi dengan rangkaian strategi jangka panjang di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, yang mencakup pelatihan berbasis kompetensi, program magang ke sejumlah negara seperti Jepang, Turki, Jerman, dan Malaysia.

"Hingga pemberdayaan ekonomi kreatif demi mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)