Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengamat Politk Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengatakan persoalan keputusan siapa nama yang akan menjadi menteri di Pemerintahan mendatang hanyalah Prabowo yang punya hak preogratif meskipun peran Gibran Rakabumingraka tidaklah terlalu besar porsinya.
Hal ini disampaikan Gibran terkait dengan klaimnya yang menyatakan ikut dalam soal pemilihan nama di kabinet Prabowo.
Soal peran, Pasti dominan dan menentukan menteri pastinya Prabowo sebagai Presiden, mungkin dalam konteks penyusunan kabinet Gibran ditanya memberikan masukan dan kembali ditanya peran besar menentukan pasti Prabowo," katanya, kepada Nusantaraterkini.co, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga : Sugiat Santoso Minta Silmy Karim Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK di Imigrasi Jakbar
Tapi menurut Ujang, sebagai pasangan satu paket di Pilpres pasti Prabowo memberikan peran dan bertanya ke Gibran entah itu porsi besar ataupun kecil.
"Saya ingin mengatakan, bisa jadi Gibran ikut menyusun tapi peran paling besar ada di Prabowo menentukan besar kecilnya untuk penyusunan kabinet dan Gibran hanya sebatas memberikan usulan soal nama-nama calon menteri di kabinet," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka mengaku ikut andil dalam penyusunan kabinet pemerintahan yang akan datang susunan kabinet presiden terpilih Prabowo Subianto diketahui akan diumumkan pada 20 Oktober mendatang.
Baca Juga : HUT ke-18 Gerindra: Sinyal Dua Periode Mengudara di Senayan
"Oh iya pasti (ikut)," kata Gibran kepada wartawan saat ditemui di SMAN 70 Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2024).
Gibran menyebutkan penyusunan menteri kabinet hampir 100 persen. Ia pun menyerahkan hal itu kepada Prabowo untuk mengumumkan kabinetnya.
"Sudah hampir 100 persen (penyusunan kabinet). Biar nanti diumumkan pak presiden terpilih," ungkapnya.
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebutkan kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming belum bisa diumumkan. Dasco mengatakan nama kabinet akan diumumkan langsung oleh Prabowo pada 20 Oktober nanti.
"Nama kabinet akan disampaikan oleh Pak Prabowo sendiri pada saat pengumuman nama-nama kabinet pada tanggal 20 Oktober," kata Dasco.
Soal gelaran pelantikan pada 20 Oktober, Dasco mengatakan pihaknya belum merencanakan acara tertentu. Dia menyebut masih fokus pada acara kenegaraan pelantikan Prabowo-Gibran yang turut mengundang sejumlah tamu negara lain.
"Ya sampai saat ini saya belum mendengar secara fix karena yang kita konsentrasi baru pada acara-acara resmi yang sepertinya kita harus fokus pada tanggal 20 Oktober bagaimana supaya pelantikan bisa berjalan dengan lancar," kata Dasco.
"Karena di situ akan banyak tamu-tamu negara, kepala-kepala negara dari negara lain yang akan hadir. Jadi kita fokus di situ sehingga sedapat mungkin kelancaran dari pelantikan itu tidak akan terganggu oleh kegiatan-kegiatan yang tambahan," imbuhnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
