Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengerahkan 2.663 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian ibadah Hari Kenaikan Yesus Kristus di 378 gereja yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sumsel guna menjamin keamanan 35.109 jemaat, Kamis (14/5/2026).
Pengamanan ketat yang melibatkan unsur Polri, TNI, dan instansi terkait ini difokuskan pada sterilisasi area, pengaturan lalu lintas, serta patroli mobile, terutama di wilayah Polrestabes Palembang yang menjadi titik konsentrasi utama dengan 77 lokasi ibadah.
Baca Juga : Curi Mesin Giling Ikan, Dua Warga Jakabaring Diringkus Jatanras Polda Sumsel
“Kami memastikan seluruh jajaran hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap siaga terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
Pengerahan kekuatan ini terdiri dari 2.237 personel Polri, 226 personel TNI, dan 200 personel instansi terkait lainnya sebagai bentuk implementasi Polri Presisi dan komitmen negara dalam menjamin kebebasan beribadah.
Selain penjagaan fisik, aparat melakukan koordinasi intensif dengan pengurus gereja dan tokoh agama untuk memperkuat harmoni antarumat beragama sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dalam menjaga persatuan nasional.
Baca Juga : Libur Panjang, Trafik Tol Kutepat Melonjak 19,65 Persen: 127 Ribu Kendaraan Melintas
Langkah pengamanan ini dilaporkan memberikan dampak positif dengan terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi puluhan ribu jemaat yang hadir.
Baca Juga : Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 28 Persen saat Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
Kehadiran petugas di lapangan dipastikan tetap berlanjut melalui monitoring dan patroli rutin pasca-ibadah guna memastikan stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumsel tetap terkendali.
“Polda Sumatera Selatan berkomitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dan toleransi antarumat beragama. Sinergi antara TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan seluruh kegiatan keagamaan berjalan aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Baca Juga : Wabup Deliserdang Bersama Forkopimda Pantau Kondusivitas Malam Pergantian Tahun
(Tia/Nusantaraterkini.co)
