Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polrestabes Medan hingga Kamis (8/8/2024) Pukul 20.20 WIB belum juga memberikan penjelasan terkait penangkapan empat Pimpinan/Ketua Organisasi Mahasiswa di Medan.
Sebelumnya Kasat Intelkam AKBP Samsul Bahri Siregar membenarkan Polrestabes Medan merencanakan press release kasus empat Ketua Organisasi Mahasiswa terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada hari ini, Kamis. Memang ia menyebut rilis tersebut menunggu waktu yang tepat.
“Hari ini (Kamis) rilisnya namun menunggu waktu yang pas,” kata AKBP Samsul Bahri Siregar, kepada Nusantaraterkini.co, Kamis (8/8/2024) siang.
Pantauan Nusantaraterkini.co, hingga Kamis malam tak ada tanda-tanda konferensi pers akan digelar di Mapolrestabes Medan.
Pada Pukul 18.00 WIB sudah terlihat beberapa orang kader dari Organisasi Mahasiswa turut hadir di Mapolrestabes Medan.
Namun ketika awak media mencoba meminta pernyataan ataupun sikap soal penangkapan tersebut, mereka enggan merespons.
"Tidak bisa bang," ucap satu dari anggota Organisasi Mahasiswa tersebut.
Informasi yang dihimpun Nusantaraterkini.co, empat ketua organisasi mahasiswa tingkat Kota Medan dari GMNI, PMII, HIMMAH dan KAMMI, terjaring OTT di sebuah kafe yang berada di kawasan Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (4/8/2024) malam.
Adapun mereka yang terjaring OTT inisialnya AS, DR, AS, dan IP. Disebut polisi mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 40 juta.
Baca Juga: 4 Ketua Organisasi Mahasiswa di Medan Kena OTT, Polisi Sita Barang Bukti Uang Rp 40 Juta
Baca Juga: Empat Organisasi Mahasiswa Beri Rapor Merah Tiga Tahun Kepemimpinan Bobby Nasution di Medan
(cw7/nusantaraterkini.co)
