Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebutkan bahwa gagasan Koalisi Indonesia Maju (KIM), koalisi pendukungnya, merupakan gagasan paling hebat.
Prabowo mengatakan, gagasannya tidak hanya joget-joget, seperti yang ia tampilkan belakangan ini. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pada hari ulang tahun (HUT) ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (9/12/2023).
"Banyak yang bilang tentang saya, apa sih itu calon presiden kok joget-joget, katanya calon presiden harus memberi gagasan. Saya tegaskan, gagasan kita paling hebat. Enggak usah ragu, gagasan KIM sudah hebat, paten," kata Prabowo, dikutip dari siaran pers-nya, Minggu (10/12/2023).
Baca Juga : NasDem Dukung Usulan KPK: Capres Harus Berasal dari Kader Partai Politik
Prabowo melanjutkan, gagasan KIM merupakan lanjutan program-program dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yang kurang kita tambah, yang perlu disempurnakan kita sempurnakan, dan yang harus dilaksanakan kita akan laksanakan, semua yang sudah dirintis kita pertahankan," ujar Prabowo.
"Jadi bukan joget tanpa gagasan, saya pastikan gagasan KIM yang terbaik," ucap Prabowo sambil mengajak relawan PSI yang hadir untuk berjoget.
Baca Juga : KDM Tempel Prabowo tapi Belum Kepikiran Nyapres 2029
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan bahwa KIM merupakan bagian dari tim Jokowi.
“Koalisi Indonesia Maju adalah bagian kami, kalau sepak bola, kami menyatakan kami adalah tim Jokowi," kata Prabowo.
Adapun Prabowo bersama calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengusung visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Baca Juga : Prabowo Bertemu Jusuf Kalla: Bahas Investasi Rp70 Triliun untuk Swasembada Energi Nasional
Visi tersebut diwujudkan dengan 8 misi asta cita, 8 program hasil terbaik cepat, dan 17 program prioritas.
Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka didukung sejumlah partai politik yang tergabung dalam KIM. Partai-partai tersebut adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Gelora, Partai Bulan Bintang, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Garuda. (rsy/nusantaraterkini.co)
Sumber : Kompas.com
Baca Juga : Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO
