Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri Diwarnai Adu Mulut, Serma TDA Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tersangka Serma TDA saat mengacungkan jari tengah kepada keluarga korban. (Foto: Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rekonstruksi pembunuhan digelar Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/BB, dengan Tersangka Serma TDA yang membunuh istrinya sendiri berinisial A (34) diwarnai dengan keributan mulut.

Di mana, keluarga korban yang saat itu hadir di lokasi untuk menyaksikan secara langsung reka adegan pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka ini tidak mampu membendung kemarahannya saat memperagakan aksi keji penikaman yang dilakukan terhadap korban.

"Pembunuh kau, woi kau bunuh adik ku," teriak salah seorang keluarga korban yang melihat aksi rekonstruksi dari luar pagar rumah tersangka, Senin (25/8/2025).

Baca Juga : Denpom I/BB Gelar Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri di Deli Serdang

Mendengar makian tersebut, tersangka yang saat itu tengah diboyong petugas Denpom untuk dimasukan ke dalam mobil pun terlihat langsung mengacungkan jari tengah ke arah keluarga korban.

Melihat hal tersebut, sontak keluarga korban pun kembali memaki tersangka dengan berbagai kaliamat makian yang sempat membuat suasana dilokasi menjadi ricuh.

"Bencong kau, pembunuh kau, kau potong aja burung kau itu," ujar sejumlah keluarga korban.

Baca Juga : Ulasan Perjalanan Kasus TNI AD Tembak Anak SMP hingga Vonis Pengadilan Militer

Selain itu, abang ipar korban, Fadli yang juga hadir di lokasi turut mengungkapkan kemarahannya terhadap aksi tersangka yang mengacungkan jari tengah tersebut.

"Liatlah, uda jadi tersangka aja dia masih berani mengacungkan jari ke kami, betul-betul uda gak ada lagi hati nuraninya," ungkapnya.

Sementa itu, guna menghindari keributan yang lebih meluas, petugas yang berada di lokasi pun dengan cepat mengamankan tersangka masuk ke dalam mobil untuk selanjutnya di bawa kembali ke sel tahanan militer Kodam I/BB.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)