Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Survei Litbang Kompas soal Kepuasan Publik, Jokowi: Kita Pakai sebagai Bahan Evaluasi

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IST/kompas

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menanggapi hasil survei Litbang Kompas soal kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya.

Dilansir dari kompas.com, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan adanya sedikit penurunan terhadap kepuasan kinerja Presiden Joko Wododo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Di mana menurut Jokowi, hasil survei tersebut akan dijadikan bahan evaluasi.

Baca Juga : Survei Populasi, 59 Ekor Macan Tutul Salju Tercatat di Huangnan Qinghai

"Ya itu semua untuk evaluasi pemerintah, untuk koreksi kalau ada hal yang kurang atau ada hal-hal perlu diperbaiki, karena apa pun data survei itu data lapangan secara umum," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers usai menanam padi di Pekalongan, Jawa Tengah, sebagaimana dilansir siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/12/2023).

"Sehingga kita pakai angka itu sebagai bahan evaluasi, sebagai bahan koreksi, sebagai bahan untuk perbaikan-perbaikan, untuk memperbaiki yang kurang-kurang karna masih banyak yang masih perlu diperbaiki," tambah Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, survei Litbang Kompas memperlihatkan kepuasan publik terhadap pemerintahan yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih tinggi.

Baca Juga : Bukan dari APBD, Biaya Survei Gubernur Sumut ke Proyek Jalan Sipiongot Paluta Didanai Oleh Pengusaha

Berdasarkan survei Kompas pada Desember 2023, 73,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan. 

"Memasuki tahun keempat pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode kedua, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan terbilang tinggi," tulis Peneliti Litbang Kompas, Andreas Yoga Prasetyo, di Harian Kompas, Rabu. Dari jejak pendapat ini, ada 26,5 persen responden yang menyatakan tidak puas.

Namun, tingkat kepuasan ini sedikit turun dibandingkan dengan survei periode sebelumnya.
Andreas mengungkapkan, ada 74,3 persen publik yang puas terhadap kinerja pemerintah pada Agustus 2023.

Baca Juga : Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, Tiga Menteri Kabinet Merah Putih Dinilai Berkinerja Terbaik

"Tingginya kepuasan publik lebih banyak diungkapkan mereka yang tinggal di perdesaan, berlatar pendidikan rendah, serta dari kalangan kelas sosial menengah-bawah dan bawah," ujar dia.

Dari sisi umur, mereka yang berusia 26-33 tahun atau generasi Y, usia di atas 42 tahun atau generasi X, dan generasi yang lebih tua (baby boomers) juga banyak menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah.

Namun, dari sisi latar belakang pilihan politik, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah lebih banyak disuarakan oleh pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca Juga : Hubungan Harmonis Jokowi dan Prabowo Tingkatkan Kepuasan Publik

Adapun survei periodik melalui wawancara tatap muka ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 29 November sampai 4 Desember 2023 dan dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

Sebanyak 1.364 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Baca Juga : Jokowi Ikut Bersorak Saat Laga Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Sumut

Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

(Sumber: Kompas.com)