Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tak Terima Anaknya Dianiaya, Orang Tua Pelajar di Binjai Tempuh Jalur Hukum

Dugaan Penganiayaan Dilaporkan ke Polres Binjai

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Orang tua korban penganiayaan usai membuat laporan ke Polres Binjai didampingi kuasa hukumnya, Selasa (9/6/2026). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, BINJAI – Orang tua seorang pelajar berusia 16 tahun di Kota Binjai resmi melaporkan dugaan kasus penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Binjai, Selasa (9/6/2026). Laporan tersebut diajukan setelah korban yang diketahui berinisial AS diduga menjadi korban kekerasan fisik di kawasan Lapangan Merdeka Binjai.

Didampingi kuasa hukum, ayah korban, M Ismail Sirait (57) melaporkan seorang perempuan berinisial LA yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anaknya pada Senin malam (8/6/2026) sekitar pukul 23.35 WIB.

Laporan itu telah diterima kepolisian dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/334/VI/2026/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 9 Juni 2026.

Baca Juga : Asik Nongkrong Bersama Kakak, Remaja 16 Tahun di Binjai Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Menurut keterangan pelapor, korban yang masih berstatus pelajar kelas XI mengalami sejumlah luka memar dan lecet pada beberapa bagian tubuh akibat insiden tersebut. Keluarga pun meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan dan memproses terduga pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya berharap kasus ini segera diproses. Anak saya masih di bawah umur dan mengalami luka akibat kejadian tersebut. Kami ingin ada pertanggungjawaban dari pelaku,” ujar Ismail

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat dirinya sedang berada di Lapangan Merdeka Binjai bersama kedua kakaknya. Saat itu, mereka didatangi sejumlah perempuan yang disebut langsung melontarkan kemarahan tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga : Modus Baru Begal Bermobil di Binjai Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Ketika berusaha menanyakan penyebab kemarahan tersebut, korban mengaku justru mendapat tindakan kekerasan. Ia menyebut sempat diseret ke jalan dan mengalami pukulan berulang kali.

Keributan akhirnya berhasil dilerai oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Setelah situasi mereda, korban bersama keluarganya menuju Polsek Binjai Kota yang berada tidak jauh dari tempat kejadian untuk meminta perlindungan dan melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Akibat kejadian itu, korban mengaku masih merasakan sakit pada sejumlah bagian tubuhnya. Hingga kini, pihak kepolisian masih diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co)