Nusantaraterkini.co, LOS ANGELES - Sekitar 40.000 penduduk di California Selatan, Amerika Serikat, mendapatkan perintah evakuasi menyusul bocornya sebuah tangki berisi bahan kimia industri yang tidak stabil di sebuah fasilitas manufaktur kedirgantaraan, Jumat (22/5/2026).
Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan ledakan besar atau tumpahan bahan beracun, demikian disampaikan otoritas setempat.
Baca Juga : Harga Bensin California Tembus 6 Dolar AS, Rekor Tertinggi Nasional dalam 4 Tahun
Pihak otoritas mengatakan, kebocoran tersebut dimulai pada Kamis (21/5/2026) siang waktu setempat di sebuah fasilitas di Garden Grove, sebuah kota di Orange County, di mana sebuah tangki penyimpanan yang terlalu panas yang berisi metil metakrilat mulai mengeluarkan uap berbahaya.
Baca Juga : Pejabat California Minta Pengadilan Federal Segera Blokir Pengerahan Militer Trump
Metil metakrilat merupakan bahan kimia mudah terbakar yang digunakan dalam produksi plastik akrilik.
Para pejabat mengatakan fasilitas yang dioperasikan oleh GKN Aerospace itu memiliki total tiga tangki penyimpanan, dan salah satunya mengalami kegagalan sistem pendingin.
Baca Juga : Roblox Kembali Beroperasi di Rusia Usai Penuhi Standar Keamanan Anak
Petugas kedaruratan awalnya meyakini telah menstabilkan situasi dalam semalam, tetapi kondisi yang memburuk pada Jumat mendorong pihak otoritas memperluas perintah evakuasi, memaksa penutupan sekolah dan respons darurat di beberapa kota.
Baca Juga : Partai Likud Konfirmasi Benjamin Netanyahu Bakal Maju di Pemilu Israel 2026
Penduduk di Garden Grove dan wilayah sekitarnya terdampak oleh perintah evakuasi tersebut setelah petugas kedaruratan memperingatkan bahwa tangki yang bermasalah dapat pecah dan menumpahkan ribuan galon bahan kimia atau meledak.
Tidak ada laporan korban luka atau korban jiwa dalam insiden ini.
"Tangki ini akan pecah, dan kita tidak tahu kapan," ujar Craig Covey, kepala Dinas Pemadam Kebakaran Orange County, dalam sebuah pengarahan publik.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
