Nusantaraterkini.co, PARIS - Tim bulu tangkis Olimpiade 2024 Indonesia menjadi korban pencurian uang di Paris. Uang kas PBSI turut raib.
Musibah dialami oleh Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade 2024, Armand Darmadji. Kejadian itu mengambil tempat di area Madeleine, Paris, Senin (5/8/2024), ketika Armand Darmadji berkendara dengan mobil, lalu menepi untuk sejenak membeli barang di toko.
“Isi kebetulan ada uang kasnya PBSI di dalam. Ya kebetulan karena kami pergi cukup banyak orang jadi kasnya cukup banyak, jumlahnya enggak usah saya sebut,” ujar Armand Darmadji dalam sebuah video, dilansir dari Kompas.com.
Baca Juga : Klasemen Akhir Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-Up, Ukir Prestasi Tandang Terbaik dalam 30 Tahun
“Kemudian ada hilang paspor saya, dompet saya isinya kartu kredit, KTP, SIM, ada kartu-kartu train (kereta) dan lain sebagainya di dalam situ,” sambungnya.
Armand Darmadji kemudian menceritakan kronologi musibah pencurian yang dialaminya.
“Tadi kejadiannya di halte bus Madeleine. Kejadiannya waktu kami berhenti di sana, kemudian rekan kami turun untuk membeli barang di toko. Kemudian pas kembali ke kendaraan dia ada informasi ke saya bahwa ban mobil kempis. Dapat informasi dari dua orang yang duduk di halte bus,” ujar Armand Darmadji.
Baca Juga : Indonesia Melampaui Target Emas Bulu Tangkis di SEA Games 2025
Armand Darmadji lalu berinisiatif untuk ikut turun mengecek kondisi ban mobil. Ia memastikan ban memang kempis.
"Saya kembali ke kendaraan untuk telpon ke perusahaan rental. Kami sampaikan bannya kempis. Dia akan mengirimkan mobil pengganti atau montir yang akan membantu untuk mengganti ban. Setelah itu saya telepon lagi berkomunikasi, dia (perusahaan rental mobil) minta alamat detail. Karena saya sudah menjelaskan dia kurang mengerti bahasa Inggris. Jadi, saya bilang sebentar, saya cari orang yang bisa berbahasa Perancis,” ujarnya mengisahkan.
Armand Darmadji lalu meminta bantuan dari polisi yang berada di lokasi. Mobil memang diparkir di dekat toko yang menjual barang kepolisian.
Baca Juga : Pelaku Pencabulan di Badiri Tertangkap, Modus Awal Hendak Mencuri
“Nah kebetulan di belakang mobil, di lokasi saya banyak sekali polisi, puluhan polisi. Saya tanya ke polisi alamatnya di mana. Setelah dia sampaikan alamatnya di mana ke orang di telepon, saya kembali ke kendaraan. Begitu saya kembali, saya lihat tasnya sudah enggak ada,” ujar Armand Darmadji.
Faktor keamanan memang menjadi salah satu isu yang disorot di Olimpiade Paris 2024 ini.
“Jadi memang kondisinya di Paris ini di sekitar venue, maupun di jalanan tempat tinggal ini rentan sekali pencurian,” ujar Menpora Republik Indonesia, Dito Ariotedjo.
Baca Juga : 2 Istri Prajurit jadi Korban Longsor di Adian Koting, Dandim 0210/TU: Keluarga Besar TNI Berduka
"Bahkan, kemarin baru aja ada kontingen dari negara lain yang dirampok dan kehilangannya divaluasi sampai miliaran rupiah. Jadi memang keadaan di Paris sangat rentan dan kurang bersahabat," sambungnya. (rsy/nusantaraterkini.co)
