Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Update, Total Warga Terdampak Gempa Bumi Tuban Capai 2.495 KK

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi rumah terdampak gempa bumi Tuban. (Foto: istimewa)

Update, Total Warga Terdampak Gempa Bumi Tuban Capai 2.495 KK

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Jumlah warga terdampak gempa yang berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur sejak Jumat (22/3/2024) terus bertambah.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 7,8 Filipina: 55 Orang Tewas, 38 Masih Hilang

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Sabtu (23/3/2204) pukul 14.00 WIB, tercatat 2.495 kepala keluarga (KK) yang tersebar dibeberapa wilayah Provinsi Jawa Timur terdampak.

Baca Juga : Gempa M4.1 Guncang Nias Barat, BMKG: Dipicu Aktivitas Megathrust

Adapun rinciannya 2.473 KK di Kabupaten Gresik, 12 KK di Kabupaten Tuban, enam KK di Kabupaten Lamongan, dua KK di Kota Surabaya, satu KK di Kabupaten Pamekasan, dan satu KK di Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu terdapat satu KK di Kabupaten Tuban mengungsi ke rumah kerabat dikarenakan rumahnya terdampak gempa, kemudian satu orang warga Kabupaten Gresik dan satu orang warga Kota Surabaya mengalami luka ringan akibat tertimpa material rumah.

Baca Juga : Edan, 3 Pasangan Muda-mudi Kepergok 'Ngamar' dalam Kontrakan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, kerusakan infrastruktur bertambah cukup signifikan di wilayah Kabupaten Gresik. Kini 304 unit rumah warga alami kerusakan berat, 835 unit rumah warga alami rusak sedang dan 1.334 unit rumah rusak ringan.

Baca Juga : Penyelundupan 25 Ton Pupuk Subsidi di Tuban Digagalkan Bareskrim Mabes Polri

Selanjutnya sebanyak 11 unit fasilitas pendidikan rusak sedang dan 39 unit fasilitas pendidikan lainnya alami rusak ringan. Lalu 7 unit fasilitas ibadah rusak berat, delapan unit fasilitas ibadah lainnya rusak sedang dan 72 unit fasilitas ibadah kondisinya rusak ringan, serta 8 gedung perkantoran turut rusak akibat gempa ini

Selain itu, sejumlah kerusakan juga terjadi wilayah Kabupaten Tuban, 4 unit rumah alami rusak berat, 8 unit rumah rusak ringan, 2 kandang milik warga rubuh, 1 klenteng dan SDN Mandoka alami kerusakan ringan, serta 1 Balai Desa alami rusak berat.

Baca Juga : Soroti Penolakan Bantuan Beras, Firman Soebagyo: Jangan Hanya Ganti Beras Bantuan Bermasalah, Bulog Harus Benahi Sistem

Rumah Sakit Husada Utama dan Gedung Sawunggaling Jimerto yang berada di Kota Surabaya menambah catatan laporan alami kerusakan ringan terdampak gempa, setelah sebelumnya dilaporkan dua unit rumah warga alami kerusakan ringan, serta RS Unair dan RSUD M Soewandhie turut terdampak.

Baca Juga : Presiden Prabowo Siap Bertanggung Jawab Penuh Jika Rakyat Kelaparan ​

Selanjutnya di Kabupaten Lamongan terdapat 6 unit rumah rusak ringan, RS Intan Medika, 1 unit masjid dan 2 unit balai desa juga alami kerusakan ringan. Kemudian 1 unit kantor kecamatan di Kabupaten Bojonegoro alami rusak ringan, 1 unit rumah rusak sedang di Kabupaten Pamekasan dan satu unit rumah rusak ringan di Kabupaten Sidoarjo.

"Untuk Kabupaten Rembang laporan masih sama dengan sebelumnya yaitu RSUD dr Soetrasno terdampak," paparnya.

Muhari menyebutkan, berbagai upaya masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten Kota setempat, yaitu terus memonitoring di beberapa lokasi terdampak, mengimbau kepada masyarakat agar memastikan kondisi rumah tidak ada retakan ataupun kerusakan akibat gempa.

"Tim Reaksi Cepat BPBD telah tiba di Pulau Bawean dengan membawa sejumlah dukungan peralatan dan logistik untuk penanganan darurat awal," pungkasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)