Nusantaraterkini.co, MEDAN – Gubernur Sumut Bobby Nasution, mengeluarkan peringatan keras bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota.
Ia menegaskan tidak akan menoleransi pejabat yang nekat bepergian ke luar negeri tanpa izin resmi, terutama jika memanipulasi keterangan keberadaan mereka.
Baca Juga : KPK Bongkar Ancaman ‘Jatah Preman’ Gubernur Riau ke Pejabat PUPR: Tak Patuh, Siap-siap Dicopot
Hal ini disampaikan Bobby merespons instruksi tegas dari Presiden RI terkait kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat publik dalam menjalankan tugas.
Baca Juga : Lantik 177 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprovsu, Bobby Nasution Tekankan Jaga Kekompakan
"Tadi Bapak Presiden sudah sampaikan, tidak boleh ke luar negeri tanpa izin. Walaupun itu hari libur atau tanggal merah, tetap harus ada izin," tegas Bobby Nasution kepada wartawan usai menghadiri Peresmian Koperasi Merah Putih Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (16/5/2026).
Sentilan ini semakin tajam ketika Bobby menyinggung adanya oknum pejabat yang diduga tidak jujur mengenai posisi mereka saat sedang tidak bertugas.
Baca Juga : Penyaluran Dana Bagi Hasil Terkendala Administrasi, Bobby Desak Segera Dituntaskan
Ia memperingatkan agar tidak ada lagi alasan palsu yang disampaikan kepada pimpinan.
Baca Juga : Kepala Desa Bersertifikat Basarnas Bakal Dapat Insentif
"Jangan sampai ada yang bilangnya ke luar kota, tapi ternyata dicek posisinya di luar negeri. Ini yang tidak boleh," tambah Bobby dengan nada serius.
Terkait langkah selanjutnya bagi pejabat yang kedapatan melanggar aturan tersebut, Bobby menyatakan tidak akan tinggal diam.
Baca Juga : Dispora Sumut Rancang Sport Center Jadi Kawasan Kota Baru Berbasis Bisnis
Ia berencana melakukan koordinasi dengan instansi pusat untuk menentukan sanksi yang tepat bagi mereka yang membandel.
Baca Juga : Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 8 PMI Ikegal ke Malaysia, 5 Orang Ditetapkan Tersangka
"Nanti akan kita koordinasikan dengan Kemendagri terkait sanksinya," pungkasnya sebelum meninggalkan lokasi.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh pejabat di Sumatera Utara untuk lebih disiplin dan transparan, terutama terkait perjalanan ke luar negeri yang seringkali menjadi sorotan publik di tengah masa kerja pemerintah yang sedang dipacu.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
