Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Jadi Peserta JKN Aktif

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: dok istockphoto)

Nusantaraterkini.co, BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengusulkan agar mahasiswa baru di Perguruan Tinggi wajib menjadi peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi kelompok mahasiswa.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Beri Perlindungan JKN untuk 2.247 Relawan SPPG di Sumatera Utara

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengaku, pihaknya telah menyurati Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) terkait usulan tersebut.

Baca Juga : Pangi Chaniago Desak Prabowo Turun Tangan, Soroti Harga Pokok hingga BPJS

“Kami sedang merencanakan dan bersurat ke Kemendikti agar bisa diterima pengajuan kerja sama yang mana nanti setiap mahasiswa yang mendaftar di perguruan tinggi BPJS-nya harus aktif,” kata Pujo di Kampus Unpad, Bandung, mengutip Liputan6, Rabu (20/5/2026).

Menurut Pujo, inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan jumlah peserta yang saat ini telah mencapai 285 juta jiwa atau 98,8 persen dari total penduduk, tetapi juga sebagai jaring pengaman kesehatan.

Baca Juga : Pemprov Sumut Klaim Pelayanan Kesehatan Masyarakat Naik Kelas, Umur Harapan Hidup Meningkat

Mengingat banyak mahasiswa yang merantau dan jauh dari keluarga, status kepesertaan yang aktif akan sangat krusial bagi mereka jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan medis.

Baca Juga : Universitas Paramadina Apresiasi LLDIKTI Wilayah III dalam Memperjuangkan Eksistensi PTS

Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Dr. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K), M.Kes., PhD menyambut baik usulan tersebut.

“Menurut saya sangat bagus. Karena kami di perguruan tinggi menyadari kalau mahasiswa mengalami sesuatu dan tidak terkover BPJS, lalu bagaimana pembayarannya,” ujarnya.

Baca Juga : Habib Syarief Soroti Mahalanya SPI Jalur Mandiri PTN, Minta Tak Ada Lagi Jalur Mandiri Tambahan

Arief mengatakan sudah dua tahun terakhir salah satu syarat mahasiswa mendaftar di perguruan tinggi negeri tersebut adalah memiliki BPJS Kesehatan. 

"Ini untuk kepentingan mereka sendiri. Kami sering mendapatkan mahasiswa tiba-tiba sakit, tiba-tiba kcelakaan jadi itu siapa yang menanggung," kata Arief.

(*/nusantaraterkini.co)