Nusantaraterkini.co - Baru-baru ini, istri Babe Cabita, Zulfati Indraloka menceritakan pilunya usai kepergian sang suami.
Zulfati menceritakan jika almarhum suaminya itu sempat ingin melakukan ibadah Umroh saat kondisinya sedang sakit parah.
Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko
Momen itu diungkapkan Zulfati saat menjadi bintang tamu di podcast Dokter Richard Lee.
Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional
Zulfati mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan, hingga akhirnya berserah dan pasrah kepada yang kuasa.
Namun, waktu itu Babe Cabita justru ingin melakukan Ibadah Umroh.
Baca Juga : Dispora Sumut Rancang Sport Center Jadi Kawasan Kota Baru Berbasis Bisnis
"Kalau medisnya mentok, kalau gak ada yang bisa dilakuin aku berharapnya sama Allah. Itu sempat dia ditengah-tengah itu dia minta mau Umroh," kata Zulfati saat bercerita kepada Dokter Richard Lee.
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
Lantaran kondisi yang dialami oleh Babe cukup parah, tidak ada dokter yang berani memberikan izin.
Bahkan, dokter di Malaysia terang-terangan mengatakan bahwa hal itu tidak akan bisa dilakukan dengan kondisi Babe saat itu.
Baca Juga : Curi Mesin Giling Ikan, Dua Warga Jakabaring Diringkus Jatanras Polda Sumsel
"Tapi nggak ada dokter yang mau menandatangani penerbangan. Maksudnya, Dokter di Malaysia juga bilang nggak bisa, nggak bisa dia diperjalanan jauh, di pesawat 9 jam," katanya.
Baca Juga : Perbaikan IPAM Deli Tua Rampung, Tirtanadi: Aliran Air Kembali Normal Bertahap
"Tapi nggak ada dokter yang mau menandatangani penerbangan. Maksudnya, Dokter di Malaysia juga bilang nggak bisa, nggak bisa dia diperjalanan jauh, di pesawat 9 jam," katanya.
"Aku konsultasi, nanya sama Ustaz boleh nggak ya? Jangan, jangan dibawa," terangnya.
Zulfati sendiri pun tak dapat membayangkan, bagaimana jika suaminya saat itu ngotot untuk dibawa Umroh.
Dia juga sempat bercerita tentang saat-saat terakhir mendampingi Babe Cabita sebelum operasi.
Babe sempat berpesan kepada Zulfati supaya kuat dan tegar.
Waktu itu, Babe bertanya kepada Zulfati akan ke mana jika dirinya sudah tiada.
Ia menyarankan agar istrinya itu kembali ke Medan.
"Kamu mau ke mana? Kamu kalau ke Medan juga enggak apa-apa kita ada bisnis juga disitu," cerita Zulfati.
Babe lantas berpesan kepada Zulfati, agar menyekolahkan anak-anak di sekolah Agama.
Hal itu agar nanti, buah hatinya bisa menjadi anak-anak yang rutin mendoakannya.
Mendengar perkataan sang suami, air mata Zulfati pun pecah seketika.
Ia hanya bisa menangis sambil berusaha tetap tegar.
(Sav/nusantaraterkini.co)
Sumber: Suara.com
