Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Datangi KPK, TAMU Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa di Tapsel

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Aktivis TAMU mendatangi Kantor KPK di Jakarta. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan (TAMU) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk memasukkan surat laporan dugaan tindak pidana korupsi di Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (15/7/2024).

Ketua TAMU, Ibrahim Cholil Pohan berharap kasus yang dilaporkan tersebut segera diproses dan bisa dilanjutkan ke tahap penyelidikan.

Baca Juga : Muncul Spanduk Misterius, Berisi Desakan Bupati Madina Saipullah Mundur 

"Selain menghadirkan data awal, kita langsung menyerahkan bukti pendukung ke Humas KPK untuk ditindaklanjuti dan mengundang KPK agar turun langsung ke Tapanuli Selatan untuk membongkar kasus dugaan korupsi di dinas PMD terkait pengelolaan Anggaran Dana Desa tahun Anggaran 2023-2024," ungkapnya dalam keterangannya, Selasa (16//7/2024).

Baca Juga : SMSI Madina Laporkan Kades Jambur Baru Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa dan Pengrusakan Aset Darah

Ibrahim menyebutkan, pihaknya menduga adanya keterlibatan Ketua PKK Tapsel termasuk pengadaan lemari CCTV di setiap kantor desa. Selanjutnya kegiatan bimtek yang tidak bermanfaat yang juga mereka duga menghamburkan uang negara dan pengadaan tanaman toga atau tanaman obat keluarga di sejumlah lokasi di Kabupaten Tapsel.

"Seharusnya pembangunan di desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan sudah bisa memakmurkan namun nyatanya masih jauh panggang dari api diakibatkan adanya dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana desa yang nilainya sangat fantastis," jelasnya.

Baca Juga : Wakil Bupati PALI Janjikan Proyek Rp10 Miliar Saat Masih Calon

Karena itu, pihaknya berharap agar KPK serius untuk membongkar dugaan penyelewengan uang negara ini dan memanggil serta memeriksa pejabat terkait di Kabupaten Tapsel.

Baca Juga : Kejagung Ungkap Penyebab Eks Kepala BGN Tersangka, Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

(Akb/Nusantaraterkini.co)