Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR Usman Husin menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto membangun gudang pendingin (cold storage) dalam program Kampung Nelayan.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Prabowo Targetkan 5.000 Desa Nelayan, Siap Bangun Pabrik Es hingga Akses Ekspor Langsung
Meski demikian, Usman mengingatkan agar pelaksanaan proyek strategis tersebut diawasi secara ketat dari hulu hingga hilir.
Baca Juga : Pasar Sore Tanjung Tiram, Tempat Berburu Ikan Segar Langsung dari Nelayan
Ia menegaskan pentingnya transparansi dalam proses pembangunan agar tidak terjadi penyimpangan maupun salah sasaran.
“Kami menyambut baik instruksi Presiden Prabowo untuk membangun cold storage bagi nelayan. Ini merupakan bagian dari program pemerintah yang harus mendapat dukungan bersama. Kami menilai, ini adalah bukti keberpihakan Presiden kepada nelayan Indonesia,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga : DPR Desak Pemerintah Maksimalkan Keselamatan WNI di Luar Negeri
Menurutnya, pembangunan fasilitas pendingin harus segera direalisasikan di berbagai daerah pesisir karena selama ini nelayan masih menghadapi persoalan klasik berupa menurunnya kualitas dan harga jual ikan akibat keterbatasan sarana penyimpanan pasca melaut.
Baca Juga : Pemerintah Naikkan Tunjangan Guru: Guru Non-ASN Rp2 Juta, ASN Sebesar Gaji Pokok
Usman menjelaskan, keberadaan cold storage dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sehingga ikan memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual yang lebih tinggi. Dengan demikian, posisi tawar nelayan terhadap tengkulak juga akan meningkat.
“Jika tersedia fasilitas pendingin yang baik, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama, kualitasnya tetap terjaga, dan nilai ekonominya juga meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan nelayan,” katanya.
Baca Juga : Prasetyo Hadi: Nanik S Dayang dan Said Iqbal Dilantik Presiden Sore Ini, Bantah Isu Reshuffle Kabinet
Ia juga menyoroti masih minimnya fasilitas cold storage milik pemerintah dibandingkan sektor swasta. Berdasarkan data nasional, saat ini sektor swasta menguasai 1.882 unit cold storage dengan kapasitas mencapai 795.653 ton. Sementara pemerintah pusat dan daerah hanya memiliki 228 unit dengan kapasitas sekitar 18.313 ton.
Karena itu, Usman menilai pemerintah perlu terus memperluas pembangunan fasilitas pendingin di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
“Indonesia adalah negara maritim dengan kekayaan sumber daya laut yang sangat besar. Potensi luar biasa ini harus dikelola secara maksimal agar benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
