Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Empat Remaja Pelaku Pengeroyokan dan Penyiraman Air Keras ke Polisi Ditangkap: Satu DPO

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Empat Remaja Pelaku Pengeroyokan dan Penyiraman Air Keras ke Polisi Ditangkap. (Foto: Dok, Polres).

nusantaraterkini.co, TANGERANG - Empat pelaku pengeroyokan dan penyiraman air keras terhadap Briptu Fadel, anggota Reskrim Polsek Ciputat Timur dan mitra Polri bernama Doni, ditangkap Polres Tangerang Selatan.

Keempat pelaku masing-masing berinisial MH (19), HR (19), F (19) dan RA (18) ditangkap pada waktu dan lokasi yang berbeda.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang mengatakan untuk F, MH dan HR ditangkap pada Jumat (17/1/2025).

Baca Juga : Pemuda Pengedar Ekstasi Diringkus Polisi di Binjai

Untuk tersangka F, ditangkap di indekosnya kawasan Bekasi, MH diringkus di rumah orang tuanya di Jakarta Selatan. Sedang tersangka HR di indekosnya kawasan Tangerang Selatan.

Sedangkan RA, lanjut Victor, ditangkap di rumah orang tuanya di Banyumas, Jawa Tengah pada Selasa (21/1/2025). Dia tidak hanya terlibat dalam pengeroyokan dan penyiraman air keras, tapi juga mengambil motor korban.

Baca Juga : Kapolda Sumut Mutasi Kasatres Binjai

"Dari hasil pengembangan, ada satu pelaku lagi yang terlibat, dan sudah kita tetapkan status DPO (Daftar Pencarian Orang)," ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa botol bekas cairan kimia, celurit yang digunakan untuk melukai para korban, dan sepeda motor.

"Pada kasus ini, keempatnya dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 214 KUHP 365 sub 362 KUHP 170 KUHP 351 KUHP ancaman 9 tahun penjara," ungkap Victor.

Baca Juga : Pria Todong Petugas SPBU di Rest Area Tol Cibubur Ditangkap Polisi

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu korban mendapatkan informasi dari hasil patroli siber akan ada tawuran di Jalan Cirendeu Raya antara kubu SCBD Team dan kubu Pasundan.

Kemudian Briptu Fadel Ramos dan mitra polisi Dion Saputra bersama-sama dengan Tim Polsek Ciputat Timur, berupaya mencegah tawuran itu dengan melakukan penyekatan di Jalan Cirendeu Raya.

Tim yang terdiri dari empat anggota dan satu mitra polisi berangkat dari Polsek Ciputat Timur menggunakan tiga kendaraan, satu mobil, dan dua motor.

Kemudian Tim Opsnal itu melakukan penghalauan gerombolan tersebut dengan menggunakan lightblue (lampu sirene) mobil viper, namun ketika Tim Opsnal sedang menghalau atau mendorong untuk terus membubarkan, sepeda motor Briptu Fadel Ramos dan Dion Saputra diserang.

"Diserang dengan cara disiram dengan air keras sebanyak dua botol dan korban juga sempat dikeroyok namun korban berhasil kabur dan meninggalkan sepeda motor yang dibawa kabur para pelaku," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi, dikutip kumparan.

Akibat peristiwa itu korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

(Dra/nusantaraterkini.co).