Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gempa M 7,8 Guncang Filipina, Lima Orang Tewas dan Sejumlah Bangunan Runtuh

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Polisi berkumpul di depan reruntuhan restoran cepat saji Jollibee setelah gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitude di Kota General Santos, Filipina pada 8 Juni 2026. (Foto: Edwin Espejo / AFP)

Nusantaraterkini.co, FILIPINA - Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah Mindanao, Filipina selatan, pada Senin (8/6/2026). Bencana tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang di Kota General Santos serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum.

Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan proses verifikasi terhadap jumlah korban sambil melanjutkan operasi pencarian, penyelamatan, dan pendataan dampak gempa.

Mengutip laporan Reuters, Kepala Badan Penanggulangan Bencana General Santos, Agripino Dacera, menyatakan pihaknya masih memeriksa laporan terkait korban meninggal dunia yang terus berkembang.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 7,8 Filipina: 55 Orang Tewas, 38 Masih Hilang

"Kami masih melakukan verifikasi terhadap laporan yang menyebut sedikitnya lima orang meninggal dunia akibat gempa," ujar Dacera.

Sebelumnya, kantor berita AFP melaporkan satu korban meninggal dan empat lainnya mengalami luka-luka berdasarkan data awal dari kepolisian setempat.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di laut sekitar 24 kilometer di sebelah barat Provinsi Sarangani, Mindanao, dengan kekuatan mencapai 7,8 magnitudo. Sementara itu, BMKG mencatat magnitudo gempa sebesar 7,7.

Baca Juga : Gempa M 7,8 Filipina Selatan: 37 Orang Tewas dan Jutaan Siswa Terdampak

Guncangan kuat menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan serius. Aparat kepolisian menyebut proses pendataan masih berlangsung karena fokus utama saat ini adalah evakuasi korban dan penanganan keadaan darurat.

Sersan Mayor Robert Dagon dari Kepolisian General Santos mengatakan banyak bangunan terdampak gempa, namun rincian kerusakan belum dapat dipastikan.

Video yang beredar dan telah diverifikasi AFP memperlihatkan sebuah pusat perbelanjaan yang di dalamnya terdapat gerai makanan cepat saji roboh dan berubah menjadi puing-puing. Selain itu, sebuah gedung sekolah yang sedang tidak digunakan juga dilaporkan ambruk akibat guncangan.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan: 15 Orang Tewas, 134 Luka-Luka

Gempa besar tersebut juga memicu peringatan tsunami di sejumlah negara kawasan Pasifik. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyebut potensi gelombang tsunami dapat menjangkau wilayah pesisir Filipina, Indonesia, Palau, Taiwan, hingga Papua Nugini beberapa jam setelah gempa terjadi.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di sejumlah wilayah terdampak di Mindanao. Ia juga meminta masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di Indonesia, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di bagian timur Indonesia. BNPB juga mengimbau pemerintah daerah di Manado, Gorontalo Utara, dan Kepulauan Sangihe untuk mengarahkan warga pesisir menuju lokasi yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga : Gempa M 7,7 Guncang Mindanao Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Sejumlah Wilayah Indonesia

Meski demikian, BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami tersebut telah berakhir setelah dilakukan pemantauan lebih lanjut terhadap kondisi laut dan aktivitas seismik pascagempa.

(Dra/nusantaraterkini.co).