Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Melambung, Omzet Pedagang Sayur di Pasar MNTC Tercekik

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Elvirida Lady Angel
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang pedagang di Pasar MNTC sedang melakukan transaksi dengan pembeli. (Foto: Elvrida Lady Angel)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional semakin menyulitkan pedagang, terutama bagi Lena, seorang pedagang sayur di Pasar Modern MNTC Medan.

Dalam beberapa minggu terakhir, harga cabai dan andaliman mengalami lonjakan signifikan, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Baca Juga : Darmadi Durianto Kritik Rencana Pajak E-Commerce, Sebut Bisa Jadi Pukulan bagi UMKM

Saat ini, sebutnya, harga cabai merah sudah mencapai Rp35.000 per kilogram, sementara cabai rawit bahkan menyentuh Rp45.000 per kilogram. Di sisi lain, harga andaliman naik drastis hingga Rp400.000 per kilogram.

Baca Juga : Masih Banyak PKL Berdagang di Trotoar Jalan Brigjen Katamso Medan, Ganggu Pejalan Kaki

"Akibatnya, banyak pelanggan yang hanya membeli dalam jumlah kecil, dan ini tentu sangat memengaruhi omzet harian kami,” jelasnya ketika ditemui pada Sabtu (28/09/2024) di lapak dagangannya.

Lena mengaku mendapatkan pasokan barang dagangannya dari Pasar Lau Ci. Namun, kenaikan harga di pasar sumber membuat harga jual di tingkat pengecer seperti dirinya turut melonjak.

Baca Juga : Turun Rp50.000, Harga Emas Antam Sabtu 15 November 2025 Terjun Bebas ke Rp2.348.000 Per Gram

Hal ini menjadi tantangan tersendiri, karena pelanggan yang sebagian besar dari kalangan rumah tangga kini lebih berhati-hati dalam berbelanja.

Baca Juga : Pemerintah Diminta Tak 'Bertangan Besi' Intervensi Harga Pasar Produk Beras

Selain cabai dan andaliman, kenaikan harga juga dirasakan pada bahan pokok lainnya seperti bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah di Pasar MNTC berkisar antara Rp22.000 hingga Rp32.000 per kilogram, dengan rata-rata penjualan di kisaran Rp27.000.

Sementara itu, bawang putih mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, berkisar antara Rp29.000 hingga Rp42.000 per kilogram, dengan rata-rata penjualan mencapai Rp35.500 per kilogram.

Baca Juga : Harga Ikan Tawar Mahal, Masyarakat Beralih ke Ikan Laut dan Ayam

“Kami tidak bisa menurunkan harga, karena modal kami juga besar. Kalau begini terus, pedagang kecil seperti saya semakin sulit untuk bertahan,” ungkapnya prihatin.

Baca Juga : Pedagang Pasar MNTC Berinovasi Menarik Pembeli di Era Digital

Kenaikan harga juga berdampak pada ketersediaan barang. Menurut Lena, jumlah pasokan yang dia ambil dari pasar grosir semakin berkurang karena permintaan dari pelanggan yang menurun.

Pedagang seperti Lena berharap ada intervensi dari pemerintah untuk menstabilkan harga dan meringankan beban ekonomi para pedagang pasar tradisional.

Lena dan pedagang lainnya di Pasar MNTC terus berharap ada solusi jangka panjang untuk menstabilkan harga, agar masyarakat tetap dapat berbelanja dengan nyaman dan pedagang tetap dapat mencari nafkah.

(cw9/Nusantaraterkini.co)