Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Heboh Video Viral Prima Salam, Ratu Dewa Ungkap Kondisi Kesehatan Wawako

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat diwawancarai langsung di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (9/6/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa angkat bicara mengenai rekaman video ucapan HUT dari Wakil Wali Kota, Prima Salam untuk salah satu pondok pesantren yang berdurasi 45 detik viral di media sosial beberapa hari terakhir.

Di mana, cara dan nada bicara Wawako dalam unggahan video tersebut tampak aneh, sehingga memicu spekulasi tinggi dari warganet yang menudingnya mirip seperti pengguna obat-obatan terlarang (narkotika).

Baca Juga : Sumsel Dapat Tambahan 13.000 Kuota Rumah dan Jadi Tuan Rumah Launching Nasional

Menanggapi polemik di jagat maya tersebut, Dewa menyampaikan jika kondisi tidak biasa yang dialami oleh orang nomor dua di Palembang itu murni disebabkan oleh faktor kelelahan fisik yang ekstrem.

Baca Juga : Pemkot Palembang Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Ratu Dewa: Ini Tanggung Jawab Besar

"Kalau terkait itu, memang Pak Wakil Wali Kota saat ini sedang menjalani pengobatan dan masa pemulihan di Rumah Sakit RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta," ujar Dewa saat diwawancarai di Kantor BPK Perwakilan Sumatera Selatan pada, Selasa (9/6/2026).

Ia menyampaikan harapannya agar masyarakat luas tidak membuat asumsi sepihak, dan bersama-sama mendoakan kesembuhan bagi orang nomor dua di jajaran pemerintah kota tersebut.

"Harapan saya kepada warga Palembang, semoga beliau segera pulih dan kembali sehat," ucapnya.

Buntut dari liarnya opini publik pasca-beredarnya video pendek tersebut, muncul pula kabar burung yang mengklaim jika Wakil Wali Kota Palembang tengah menjalani pemeriksaan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatra Selatan.

Merespons desas-desus liar tersebut, Dewa meluruskan jika hal itu tidak benar adanya. Ia mengatakan keberangkatan Prima Salam ke ibu kota, murni untuk keperluan medis dan telah berpamitan secara resmi kepada dirinya selaku pimpinan daerah.

"Saya kira ini murni karena beliau ingin berobat. Sebelum berangkat, beliau juga sudah pamit dengan saya. Bahkan saya mendorong beliau untuk berobat karena kondisi kelelahan yang dialaminya," katanya.

Menurutnya, ritme aktivitas kerja yang terlampau padat menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik sang wakil secara drastis dalam beberapa waktu terakhir.

"Menurut saya, ini murni karena beliau kelelahan dan membutuhkan masa pemulihan," imbuhnya.

Mengenai indikasi klinis awal yang dialami oleh mitranya tersebut, Dewa membeberkan adanya beberapa gejala fisik yang mengarah pada gangguan tekanan darah akibat kelelahan.

"Sampai saat ini mungkin baru ada informasi awal. Namun yang saya ketahui, ada beberapa gejala yang mengarah pada kondisi akibat kelelahan," ungkapnya.

Meski demikian, pihak Pemerintah Kota Palembang tetap menunggu hasil pemeriksaan berkala dari tim dokter mengenai diagnosis final terkait gangguan kesehatan tersebut.

"Selain itu, yang saya tahu ada kecenderungan terkait kondisi tekanan darah atau darah tinggi. Namun untuk diagnosis pastinya, mungkin hari ini akan ada penjelasan lebih lanjut dari pihak yang menangani," tuturnya.

Terkait kepastian penyakit serta jangka waktu cuti medis yang diperlukan untuk proses penyembuhan total, Dewa meminta semua pihak untuk bersabar menanti laporan berkas dari otoritas rumah sakit.

"Untuk informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi kesehatan beliau, kita akan menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait yang berwenang memberikan keterangan," tegasnya.

Ia juga mengaku belum mengetahui secara pasti berapa lama waktu istirahat yang direkomendasikan oleh tim medis untuk proses pemulihan fisik Prima Salam di Jakarta.

"Belum tahu ya saya. Mungkin terkait berapa lama masa istirahat dan pemulihannya nanti akan dijelaskan oleh pihak medis," lanjutnya.

Maka dari itu, dirinya mengajak publik untuk tidak buru-buru menyimpulkan kondisi kesehatan sang wakil sebelum ada keterangan dari dokter yang merawat.

"Saya kira kita sama-sama menunggu hasil dan penjelasan resmi dari tim yang menangani beliau," tambahnya.

Meski Wakil Wali Kota harus absen sementara waktu dari agenda kedinasan, ia memberikan jaminan penuh jika dinamika birokrasi di wilayahnya dipastikan tidak akan timpang.

"Untuk pelaksanaan tugas pemerintahan, saya kira tetap berjalan normal seperti biasa. Baik dari sisi pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat, semuanya tetap berjalan sebagaimana mestinya," ucapnya.

Guna memastikan kestabilan kinerja birokrasi tersebut, Dewa telah menginstruksikan Sekretaris Daerah beserta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah untuk tetap fokus bekerja pada fungsi masing-masing.

"Saya juga sudah meminta kepada Pak Sekda dan seluruh perangkat daerah agar tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing seperti biasa, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan dengan normal," tutupnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)