Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kejahatan Jalan Turun, Elemen Ojol Apresiasi Kinerja Polrestabes Medan 

Editor :  Fadli Tara
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.coMEDAN – Angka kejahatan jalanan di Kota Medan menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam setahun terakhir. Kondisi ini memicu gelombang apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, khususnya para pekerja malam dan pengemudi ojek online (ojol) yang menggantungkan nafkahnya di jalanan selama 24 jam.

Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan langsung oleh Ketua Forum Komunikasi Mitra Pengemudi Online Indonesia (Forkompi) Sumatra Utara, David Bangar Siagian, pada Senin (1/6/2026) pukul 20.37 WIB.

Baca Juga : Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Senilai Ratusan Miliar dari Komplotan Jaringan Internasional

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, yang berhasil menekan angka kejahatan jalanan di Kota Medan sebanyak 497 kasus atau turun sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya," ujar David.

Baca Juga : Modus Penumpang 'Offline' Pengemudi Ojek Daring di Medan jadi Korban Begalan Bersenjata

Selain penurunan aksi kriminalitas jalanan, Forkompi Sumut juga memuji komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Tercatat, pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polrestabes Medan meningkat tajam hingga 53 persen dengan total 399 kasus yang berhasil dibongkar.

Menurut David, penurunan angka kriminalitas ini memberikan dampak instan berupa rasa aman dan nyaman bagi para driver ojol saat mengais rezeki, terutama pada malam hingga dini hari. Senada dengan Forkompi, para pengemudi ojol di Kota Medan secara kolektif juga menyampaikan rasa terima kasih mereka atas masifnya patroli kepolisian.

Baca Juga : Ratusan Perwakilan Komunitas Grab Medan Selenggarakan Kopdar dengan BPJS Ketenagakerjaan 

"Kami merasakan langsung keamanan jalan raya semakin baik dengan banyaknya patroli maupun penempatan petugas di sudut-sudut Kota Medan. Hingga kami semakin aman dan nyaman dalam bekerja untuk menafkah keluarga di rumah. Bravo Polri," ungkap perwakilan pengemudi ojol dalam sebuah pernyataan sikap.

Baca Juga : Garda Bangsa Sumut Dukung Polda Sumut Berantas Narkoba dan Kejahatan Jalanan

Penurunan angka kriminalitas ini tidak lepas dari strategi taktis yang diterapkan Polrestabes Medan. Dalam kurun waktu 36 hari (periode 24 April hingga 29 Mei 2026), polisi tercatat telah mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak 37 bandit jalanan yang dinilai mengancam jiwa masyarakat serta petugas di lapangan.

Selain itu, kehadiran Tim JCS yang dibentuk sejak 6 Desember 2025 lalu dinilai menjadi faktor pembeda (Aktor utama) yang sangat signifikan dalam mencegah, menanggulangi, dan mengungkap berbagai kasus kejahatan di jalanan. Bahkan, dalam periode 200 hari kinerja Kapolrestabes Medan, Tim JCS berhasil mengamankan situasi kota secara berkala.

Baca Juga : Binjai Darurat Begal, Warga Kirim Papan Bunga ke Polres Binjai: Minta Kapolri dan Kapolda Sumut Turun Tangan

Tak hanya fokus pada penindakan di jalan raya, polisi juga menyasar hulu kejahatan dengan membongkar jaringan penadah. Belum lama ini, Polrestabes Medan sukses menyita 135 unit kendaraan bermotor hasil kejahatan dari 8 gudang penyimpanan yang tersebar di kawasan Tembung, Batang Kuis, dan Percut Sei Tuan.

Dengan adanya capaian ini, masyarakat Kota Medan, khususnya para buruh dan pekerja jalanan, berharap agar patroli intensif dan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan terus dipertahankan demi menjaga stabilitas keamanan di Kota Medan.

(cw4/nusantaraterkini.co)