Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kenalkan Ekonomi Syariah, Ijeck dan Teguh Santoso Tegaskan Sasaran Bukan Hanya untuk Umat Islam

Editor :  Fadli Tara
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakoswil) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) se-Sumatera Utara (Sumber foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, Medan- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi V, Musa Rajekshah atau Ijeck, menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga seluruh kalangan.

Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakoswil) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) se-Sumatera Utara pada Jumat (15/11/2024) di Hotel Santika Dyandra, Medan.  

Baca Juga : Maybank Indonesia Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Ekosistem Muslim Pro

"Yang terpenting saat ini adalah masyarakat bisa mengetahui bahwa ekonomi syariah bukan hanya untuk umat Islam saja, tapi untuk semua. Tata caranya berbasis islami karena berprinsip pada keadilan dan penguatan ekonomi," ujar Ijeck, yang juga menjabat Ketua Umum PW MES Sumut.  

Baca Juga : PNM dan MES Dorong Pendampingan UMKM Syariah Lewat Program Mba Maya 2026

Ia juga menjelaskan, berbagai pelatihan dan edukasi telah dilakukan untuk memperkenalkan konsep ekonomi syariah, terutama di kalangan pelaku UMKM.

Salah satu contohnya adalah pengelolaan keuangan berbasis syariah di Binjai, yang terus didorong untuk diterapkan.  

Baca Juga : Musa Rajekshah Ingatkan Potensi Kenaikan Tiket Pesawat Dampak Pasokan Energi

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus Pusat (Sekretaris 4) , Teguh Santoso, turut mendukung pernyataan tersebut.

Baca Juga : Zakiyuddin Harahap: Penanganan Banjir Rob Belawan Membutuhkan Peran Lintas Sektoral

Teguh menilai ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.  

“Ekonomi syariah mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Ini adalah model ekonomi yang inklusif dan relevan untuk diaplikasikan di berbagai sektor masyarakat,” ujar Teguh.  

Baca Juga : Dispora Sumut Rancang Sport Center Jadi Kawasan Kota Baru Berbasis Bisnis

Baik Ijeck maupun Teguh berharap sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumut melalui pendekatan berbasis syariah.  

Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi

"Kolaborasi dengan pemerintah dan perbankan sangat penting karena program-program ini membutuhkan dukungan kuat dari berbagai pihak," tambah Teguh.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)