Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Pedagang kecil di Kota Padangsidimpuan mengeluhkan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sedang terjadi di sana.
Salah satunya disampaikan seorang pedagang bakso telur di Jalan Stamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan bernama Ari, Senin (2/2/2026).
Baca Juga : Hoaks Pesan Berantai BBM Langka, Pertamina Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tak Panic Buying
Ari mengatakan, semenjak kelangkaan BBM di Padangsidimpuan, ia harus membeli minyak eceran pertalite seharga Rp25 ribu per liter.
Baca Juga : BBM Langka 4 Hari Berturut-turut, Warga Padangsidimpuan Rela Antre Sejak Pagi hingga Malam
"Saya isi hari ini, besok bisa habis karena berkeliling jualan. Harga minyak per liter itu terlalu besar menurut saya. Kelangkaan ini terdampak kayak saya gini pedagang bakso telur," katanya.
Kondisi ini ditambah sulit, karena bahan sembako untuk dagangannya yang juga naik yang tentu akan berdampak pada dagangannya.
Baca Juga : Bekal Memasuki Dunia Kerja, Mahasiswa Fisip Universitas Graha Nusantara Gelar Praktikum dan Mini Riset
Untuk itu, Ari berharap harga BBM di Padangsidimpuan bisa kembali normal menjelang masuknya bulan suci Ramadan.
Baca Juga : PLN UP3 Padangsidimpuan MoU Pasang Baru dan Perubahan Daya dengan Total Kapasitas 2,77 MVA
"Karena harga itu terlalu tinggi untuk eceran pertalite sampai Rp25 ribu per liter," keluhannya.
(ron/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Harga Pertalite di Padangsidimpuan Tembus Rp25 Ribu, Warga Antre 3 KM demi BBM
