Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di tingkat eceran Kota Padangsidimpuan mencapai Rp25 ribu per liter.
Hal ini, selain membuat warga kesulitan untuk membelinya, juga butuh antrian hingga 2 sampai 3 kilometer agar dapat diisi petugas SPBU di Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga : Surat Soal Sekolah Rakyat tak Direspons, Ini Kata Guru Mis Tahfidzul Quran Darun Najah
Rizal Warga Kota Padangsidimpuan mengungkapkan, kejadian ini bukan kali pertama terjadi.
Baca Juga : Debu Proyek Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan Mengkhawatirkan Kesehatan Siswa
"Ini kali kedua setelah kasus bencana alam yang menutup akses dari Depot Pertamina yang ada di Kota Sibolga ke Kota Padangsidimpuan dan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel)," ucapnya, Senin (2/2/2026).
Rizal melanjutkan, warga pun kini sangat kesulitan untuk mendapatkan BBM dari SPBU. Seandainya didapatkan dari pedagang eceran, harganya mencapai Rp25 ribu perliter
Baca Juga : Ketergantungan Impor Minyak Tinggi, DPR Desak Mitigasi Krisis Energi AS-Iran
"Kami meminta pemerintah cepatlah berkoordinasi ke Pertamina agar kesulitan warganya ini segera selesai," katanya.
Baca Juga : Harga BBM Nonsubsidi Resmi Naik Mulai Hari Ini
"Tidak hanya BBM, ketersediaan gas elpiji jelang ramadan juga mulai terasa sulit didapatkan. Semoga hal kebutuhan pokok masyarakat dapat diperdulikan lagi oleh pemerintah," harapnya.
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Krisis BBM di Padangsidimpuan, Pedagang Kecil Mengeluh
