Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Syariah (Sharia Business Unit) memperkuat komitmennya dalam mendukung masyarakat Muslim mempersiapkan ibadah haji dan umrah melalui kerja sama dengan platform Muslim Pro dan Amanah Pro.
Director of Sharia Business Unit Maybank Indonesia, Romy H. Buchari, mengatakan bahwa setiap Muslim memiliki kewajiban untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan ibadah haji.
Baca Juga : Maybank Syariah Dorong Anak Muda Tak Tunda Rencana Haji
Menurutnya, persiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek spiritual, tetapi juga fisik, mental, dan finansial.
Baca Juga : Maybank Indonesia Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Ekosistem Muslim Pro
"Semua dimulai dengan niat. Namun niat saja tidak cukup, harus ada aksi nyata. Karena itu kami berupaya menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan dana haji dan umrah sejak dini," kata Romy saat diskusi publik antara Amanah Pro dan Maybank di Resto Bunga Rampai, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, Maybank Indonesia merupakan bagian dari Maybank Group yang memiliki jaringan sekitar 280 cabang di Indonesia dengan total aset mencapai sekitar Rp200 triliun. Di sektor perbankan syariah, Maybank juga memiliki Maybank Islamic yang disebut sebagai salah satu bank syariah terbesar di dunia dan terbesar di Asia di luar kawasan Timur Tengah.
Baca Juga : Dispora Sumut Rancang Sport Center Jadi Kawasan Kota Baru Berbasis Bisnis
Menurut Romy, kolaborasi dengan Muslim Pro menjadi langkah strategis untuk membantu nasabah Muslim menjalankan kewajiban agama dengan lebih mudah dan terencana.
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
Melalui layanan yang disediakan, masyarakat dapat membuka rekening dan mulai menabung untuk kebutuhan ibadah secara digital tanpa harus datang ke kantor cabang. Proses pembukaan rekening pun dirancang sederhana dan cepat.
"Seluruh proses bisa dilakukan dari ponsel masing-masing. Pembukaan rekening hanya membutuhkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit. Jadi tidak perlu datang ke cabang atau mengurus berbagai prosedur yang memakan waktu," ujarnya.
Selain kemudahan akses, Maybank Indonesia juga menawarkan fleksibilitas dalam menabung. Tidak ada kewajiban setoran awal maupun setoran bulanan dalam jumlah tertentu, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing.
Romy menuturkan, masyarakat dapat mulai menyisihkan dana dalam jumlah kecil, misalnya Rp50 ribu per bulan, hingga nominal yang lebih besar sesuai kemampuan.
"Kami ingin mengajak masyarakat memulai perjalanan persiapan ibadah ini dengan membuat kantong keuangan yang terpisah dari kebutuhan sehari-hari. Mau menabung Rp50 ribu per bulan atau Rp5 juta per bulan, semuanya bisa dilakukan secara fleksibel," katanya.
Kerja sama ini juga menghadirkan integrasi dengan aplikasi Muslim Pro dan Amanah Pro. Selain membantu pengelolaan keuangan untuk persiapan ibadah, pengguna juga dapat mengakses berbagai konten edukasi dan pembelajaran Islam melalui platform digital tersebut.
Dengan sinergi ini, Maybank Indonesia berharap semakin banyak masyarakat Muslim yang dapat mempersiapkan ibadah haji dan umrah secara lebih terencana, mudah, dan sesuai dengan prinsip syariah.
(LS/Nusantaraterkini.co)
