Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mitos Politik: Mengapa Partai yang Terlempar dari DPR Sulit Kembali ke Senayan?

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio menyoroti tantangan besar dihadapi partai politik yang pernah kehilangan kursi di DPR. 

Menurutnya, sejarah politik Indonesia menunjukkan bahwa partai sudah terlempar dari parlemen memiliki peluang sangat berat untuk kembali menembus Senayan.

Baca Juga : Diplomasi Parlemen: Strategi DPR RI Menjadi Jembatan Perdamaian di Tengah Gejolak Global

Hendri Satrio mengatakan, saat ini belum ada catatan partai berhasil kembali ke DPR setelah sebelumnya gagal memenuhi ambang batas parlemen. Fenomena tersebut bahkan telah berkembang menjadi semacam anggapan atau “mitos politik” di kalangan pengamat dan pelaku politik nasional.

Baca Juga : Kurniasih Mufidayati: Pendidikan Bukan Sekadar Sistem, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa

“Di DPR itu ada semacam mitos, kalau sudah pernah terlempar belum pernah ada lagi yang balik,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Founder KedaiKOPI itu menilai kondisi tersebut menjadi tantangan serius seperti contohnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang gagal lolos ke DPR pada Pemilu 2024 setelah tidak mampu memenuhi ambang batas parlemen.

Baca Juga : Korupsi Makin Mengkhawatirkan, ILUNI UI Usulkan Wajib Cashless dan Transparansi APBN

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, kegagalan PPP masuk parlemen tidak hanya berdampak pada hilangnya representasi di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi memengaruhi kekuatan politik partai dalam menghadapi pemilu berikutnya. 

Baca Juga : Urgensi Kepastian Waktu, KPU Ingatkan Dampak Revisi UU Pemilu terhadap Tahapan 2029

Sebab, partai yang berada di luar parlemen harus bekerja lebih keras untuk menjaga eksistensi, konsolidasi kader, serta mempertahankan basis dukungan pemilih.

Hensa menilai perjalanan PPP menuju Pemilu mendatang akan menjadi ujian penting sekaligus menarik untuk diamati. Pasalnya, jika mampu kembali menembus DPR, PPP berpeluang mematahkan anggapan lama bahwa partai yang sudah tersingkir dari Senayan sulit untuk bangkit kembali.

Baca Juga : Dukung Putusan MK, Dasco : Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Akan Diakomodir di RUU Pemilu

“Mungkin tidak dia bisa balik? Itu yang akan menjadi tantangan dan menarik untuk dilihat ke depan,” katanya.

Baca Juga : Usulan KPK Batasi Uang Tunai Saat Pemilu, Pakar: Jangan Sekadar Wacana

Selain menyoroti PPP, Hensa juga menegaskan bahwa dominasi partai-partai lama masih sangat kuat dalam sistem politik Indonesia. Menurutnya, hingga kini belum ada partai baru yang benar-benar mampu mengguncang dominasi partai-partai mapan di DPR RI.

(LS/Nusantaraterkini.co)