Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menghadirkan program Mudik Gratis untuk menyambut Idulfitri 1447 H/2026. Tahun ini, sebanyak 5.500 kursi disiapkan bagi masyarakat melalui berbagai moda transportasi, mulai dari angkutan jalan, kereta api, transportasi laut hingga penyeberangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly, mengatakan program ini bertujuan membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan tanpa biaya.
Baca Juga : Kakorlantas: Operasi Ketupat Lebaran 2026 Sukses, Fatalitas Kecelakaan Turun 30 Persen
“Program ini menjadi solusi perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan gratis bagi masyarakat Sumatera Utara,” ujar Rochani dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga : DPR Apresiasi Penurunan Fatalitas Mudik Lebaran 2026, Soroti Kepadatan Rest Area
Pendaftaran mudik gratis dibuka secara daring melalui laman mudikgratis.pemprovsu.id sejak 2 Maret hingga 10 Maret 2026. Namun, pendaftaran dapat ditutup lebih awal apabila kuota yang tersedia telah terpenuhi.
Untuk moda transportasi darat, Pemprov Sumut menyediakan 3.120 kursi dengan sejumlah rute tujuan, antara lain Medan–Sibuhuan–Sosa, Medan–Gunung Tua–Padangsidimpuan, Medan–Sibolga–Barus, Medan–Sidikalang–Salak, serta Medan–Padangsidimpuan.
Baca Juga : Lebaran ke-5, BPJS Ketenagakerjaan Buka Layanan Kembali
Rochani menyebutkan hingga saat ini sudah ada sekitar 4.500 calon pemudik yang mendaftar dan sedang dalam tahap verifikasi serta proses pengambilan tiket.
Baca Juga : Lebaran Jadi Mesin Ekonomi, DPR Sentil Kesiapan Pemerintah
“Sesuai prosedur, calon pemudik wajib mendaftar secara online, kemudian mengambil tiket secara langsung. Hal ini untuk memastikan keseriusan pendaftar,” jelasnya.
Setelah dinyatakan lolos verifikasi, calon pemudik diberi waktu dua hari untuk mengambil tiket. Jika tidak diambil dalam batas waktu tersebut, Dishub Sumut akan menghubungi yang bersangkutan. Apabila dibatalkan, kuota akan dialihkan kepada pendaftar lain yang masih dalam antrean.
Baca Juga : Kemenhub Fasilitasi Lima Bus Balik Mudik Gratis Palembang-Jakarta, Satu Armada Khusus Disabilitas
Selain angkutan darat, program ini juga menyediakan 1.300 kursi untuk moda kereta api, dengan rincian 800 kursi rute Medan–Rantau Prapat dan 500 kursi rute Medan–Tanjungbalai. Sementara untuk angkutan laut, tersedia masing-masing 400 kursi untuk rute Belawan–Batam dan Batam–Belawan.
Baca Juga : Rico Waas Berangkatkan 4.000 Peserta Mudik, Pulang Kampung Masih Jadi Tradisi
Pemprov Sumut juga memfasilitasi pemudik menuju Kepulauan Nias melalui moda penyeberangan dengan rute Sibolga–Gunungsitoli dan Gunungsitoli–Sibolga. Pemudik diimbau tiba di Sibolga pada malam hari agar dapat langsung melanjutkan perjalanan dengan kapal yang berangkat pukul 22.00 WIB.
Sementara itu, Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut, Riris Sijabat, menyampaikan pihaknya bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan survei jalur mudik guna memastikan keselamatan perjalanan.
Survei tersebut melibatkan Dirlantas Polda Sumut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta Jasa Raharja. Dari hasil survei, ditemukan beberapa titik rawan kemacetan, kecelakaan, hingga longsor di jalur mudik di Sumatera Utara.
Ia juga menyebutkan jalur Batu Lobang belum dapat dilalui karena masih dalam proses perbaikan. Untuk itu, bus mudik gratis akan dialihkan melalui jalur Simpang Rampa – Poriaha menuju Sibolga.
“Jalur Batu Lobang masih diperbaiki dan diperkirakan selesai pada Desember tahun ini. Karena itu, rute bus mudik gratis akan dialihkan melalui Simpang Rampa – Poriaha hingga ke Sibolga,” ujarnya.
Adapun jadwal keberangkatan mudik gratis untuk angkutan jalan akan dilaksanakan pada 17, 18, dan 19 Maret 2026, sedangkan arus balik dijadwalkan pada 26, 27, dan 28 Maret 2026.
Untuk moda kereta api, keberangkatan berlangsung pada 16, 18, 27, dan 28 Maret 2026, sementara angkutan laut dijadwalkan berangkat pada 16 dan 23 Maret 2026.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
