Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PSSI Buka Suara soal Ancaman Pembunuhan terhadap Pelatih Filipina : Bisa Proses Hukum

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Para suporter Timnas Indonesia di Tribun Selatan membentangkan spanduk betuliskan pesan Football Whit Violance pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2024 antara Indonesia vs Irak, Kamis (6/6/2024) di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, buka suara terkait ancaman pembunuhan yang dirasakan oleh pelatih Filipina, Tom Saintfiet.

Arya menegaskan PSSI akan melakukan proses hukum terhadap siapa pun yang melayangkan ancaman tersebut.

"Bisa kami proses ke hukum siapa pun yang melakukan pengancaman, itu kan tindakan kriminal. Nanti pasti diproses hukum itu," kata Arya dilansir Kompas.com, Senin (10/6/2024).

Baca Juga : Sukses Gelar Piala AFF U-19 2026, Sumut Siap Jadi Hub Event Internasional

Seperti diketahui, Indonesia akan menjamu Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (11/6/2024).

Pertandingan tersebut merupakan laga lanjutan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan Senin siang ini, pelatih Filipina Tom Saintfiet mengungkapkan dirinya menerima ancaman pembunuhan dari penggemar timnas Indonesia.

Baca Juga : Indonesia Naik ke Ranking 118 FIFA, Erick Thohir: Tetap Membumi dan Fokus!

"Saya sudah melihat banyak komentar dari media Indonesia. Saya juga menerima ancaman pembunuhan dari fans Indonesia," tutur Tom Sainfiet.

"(Rasanya) tidak menyenangkan, saya tidak terbiasa dengan itu," lanjutnya.

PSSI menyesalkan adanya tindakan negatif dari suporter timnas Indonesia terhadap Tom Saintfiet.

Baca Juga : Rumah Hakim di Medan Terbakar Tiba-tiba, LBH Medan: Ancaman Serius Terhadap Penegak Hukum

Arya pun meminta para penggemar skuad Garuda untuk memberikan dukungan dengan cara yang sewajarnya. Adapun jalur hukum menjadi pilihan PSSI bagi para oknum yang memberikan ancaman pembunuhan terhadap Tom Saintfiet.

"Kami sesalkan ada ancaman-ancaman seperti itu. Netizen tolong jangan mengancam-ancam atau bermain-main seperti itu karena ada konsekuensi hukumnya," kata Arya.

"Kami harap netizen Indonesia tidak usah aneh-anehlah. Anda dukung timnas dengan baik, bukan dengan cara-cara tidak benar karena itu akan membuat sepak bola kita jauh dari hal-hal yang bagus," ujarnya.

Baca Juga : Viral! Satu Keluarga di Langkat Mengungsi ke Polres karena Ancaman, Pelaku Akhirnya Diciduk

"Saat ini kami lagi membangun sepak bola dengan baik. Sepak bola itu membawa kebahagiaan, bukan membawa hal-hal kekerasan dalam sepak bola. Jadi, hentikan lah hal-hal seperti itu," kata Arya. (rsy/nusantaraterkini.co)