Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Senggolan saat Joget di Cafe Palembang, Oknum TNI Diduga Tembak Rekan Sesama TNI

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Lokasi tempat hiburan malam Pan Head Palembang. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Seorang anggota Kesdam berinisial PR (23) tewas setelah diduga ditembak di bagian perut sebelah kanan oleh oknum anggota Raider berinisial RN (23) menyusul keributan akibat saling senggol saat berjoget di Cafe, Resto, Bar And Live Music Panhead, Palembang, pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban yang mengalami pendarahan hebat sempat dilarikan ke IGD Rumah Sakit Permata, namun pihak medis menyatakan korban meninggal dunia sesampainya di rumah sakit tersebut.

Baca Juga : Pensiunan Polisi Tabrak Pejalan Kaki di Pancurbatu Hingga Tewas, Ini kata Kasatlantas

“Ya kita mendapat laporan pukul 02.40 WIB dan anggota langsung ke lokasi kejadian. Benar, disana terjadi keributan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh saat dikonfirmasi wartawan. 

Baca Juga : Pria di Semarang Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah: Motif Masih Didalami Polisi

Insiden berdarah itu bermula ketika pelaku menghampiri korban yang sedang asyik berjoget hingga terjadi senggolan tidak sengaja yang memicu kesalahpahaman dan perkelahian.

Karena merasa terancam akibat dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekannya, pelaku langsung mencabut senjata api yang berada di pinggangnya dan melepaskan satu kali tembakan ke arah perut kanan korban.

Baca Juga : Dihantam Puting Beliung, Dapur Rumah Warga di Pamekasan Roboh

Personel kepolisian dari Polrestabes Palembang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga : Lima Tersangka Dugaan Suap PPPK Langkat Jalani Dakwaan di Pengadilan Tipikor Medan

Terkait penanganan perkara dan proses hukum lebih lanjut terhadap oknum anggota TNI AD tersebut, pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya kepada Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam).

“Langsung konfirmasi ke POMDAM ya, terima kasih,” ucap dia.

Baca Juga : Petani di Dairi Tolak Konsultasi Publik Rencana Pasca Tambang PT DPM

(Tia/Nusantaraterkini.co)