Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sinergitas TNI Polri dalam Ketahanan Pangan, Kapolri Optimis Indonesia Bisa jadi Lumbung Pangan Dunia

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (11/7/2025). (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, sinergitas TNI Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional harus terus dibina.

Hal ini dikatakannya saat melakukan Ground Breaking 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jajaran Polda Sumut, Jumat (11/7/2025).

Sigit menjelaskan, dalam kerja-kerja ini, di lapangan, TNI berfokus pada komoditas padi, sedangkan Polri pada komoditas jagung.

BACA JUGA: Ground Breaking Pembangunan 29 SPPG di Jajaran Polda Sumut, Ini Kata Kapolri

"Tentunya kolaborasi TNI-Polri di lapangan terus kita bina karena di satu sisi kami sering melakukan kegiatan bersama, dan tentunya ini menjadi sinergitas menuju swasembada pangan nasional," ungkapnya kepada wartawan.

Sigit berharap, dari sinergitas yang dilakukan ini, tidak sampai hanya pada tahap Indonesia mampu mencapai swasembada saja.

Melainkan, timpalnya, seperti yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yakni menjadi lumbung pangan dunia.

"Alhamdulillah kita tidak hanya mampu berswasembada, tapi ke depan dari Bapak Presiden kita bisa menjadi lumbung pangan dunia," pungkasnya.

Sebelumnya, Sigit berterimakasih kepada jajaran Polda Sumut yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Kapolri GroundBreaking 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Jajaran Polda Sumut

"Ini merupakan salah satu program prioritas Bapak Presiden dan tentunya Polri mendukung program ini, karena kita tahu bahwa program Makan Bergizi Gratis bermanfaat untuk anak-anak kita, baik yang berada dalam kandungan dan usia dini dalam tahap meningkatkan kualitas SDM," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyampaikan, hingga akhir tahun 2025 ini, pihaknya menargetkan dapat membangun hingga sebanyak 200 SPPG di seluruh Polda.

"Alhamdulillah sampai hari ini sudah terbangun sebanyak 190 SPPG," sebutnya.

Sigit berharap, semuanya bisa selesai dengan jumlah melebihi dari angka yang telah dicanangkan.

"Sehingga SPPG ini bisa dirasakan penerima manfaat. Tentunya SPPG ini kita harapkan bisa menyerap tenaga kerja selain bermanfaat untuk anak-anak kita," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)