NUSANTARATERKINI.CO, SIANTAR - Meninggalnya lima guru SMK Negeri 1 Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun secara sekaligus dalam kecelakaan di Pamatang Raya, Rabu (24/1/2024) mengagetkan para siswa.
Apalagi para siswa yang sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di luar sekolah.
Ketua OSIS SMK Negeri 1 Siantar, Royan Naibaho mengaku dirinya mendapat kabar bahwa rombongan gurunya kecelakaan dan ada yang meninggal dunia.
Baca Juga : Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga
"Saya PKL, jadi saya diberi tahu dari grup OSIS. Saya telpon guru pembina, nggak diangkat. Saya cari tahu berita-beritanya dan dari Facebook saya lihat guru saya diangkat. Siapa anak murid mana yang tega melihat guru saya begitu, Pak. Terpukul lah, Pak," katanya.
"Kami gak tahu ada yang meninggal berapa. Kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan katanya lima orang. Semua (5 guru) kebetulan ngajar semua di kelas saya. Satu guru malahan mantan Wali Kelas saya," kata Royan.
Royan kemudian bersama anggota OSIS berkumpul di sekolah.
Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban
Semua siswa baik yang sedang PKL maupun yang sedang belajar berkumpul di sekolah untuk melayat ke rumah duka.
"Saya karena di OSIS pasti dekat lah dengan semua guru. Terpukul lah saya Pak," kata Royan.
Adapun identitas 5 guru korban meninggal dunia Rombongan SMKN 1 Kecamatan Siantar
Baca Juga : Hutama Karya Galakkan Kampanye SETUJU: Imbau Pengguna Tol Waspada Microsleep dan Patuhi Aturan
- Sri Welfeni Purba (56) - PNS - Guru Seni Budaya
- Elvine Simanjuntak (55) - Honorer BTT - Guru Bahasa Inggris
- Surti Togatorop (28) - Honorer BTT
Baca Juga : Kondisi Jalan Memprihatinkan, Pengguna Jalan Harapkan Perbaikan Segera
- Rosemian Gultom (55) - PNS - Guru Pendidikan Agama Kristen
- Sri Juni Eva Saragih (52) - Honorer BTT - Guru Matematika.
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Gempa M 7,8 Filipina Selatan: 37 Orang Tewas dan Jutaan Siswa Terdampak
