Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kecelakaan Bus Halmahera di jalan Tol Medan-Tebingtinggi pada Senin (11/5/2026), menelan korban jiwa.
Hingga Senin siang, kondisi kantor perwakilan Bus Halmahera di Jalan Sisingamangaraja, Medan, terpantau sepi dari aktivitas keluarga korban kecelakaan maut yang terjadi di Tol Medan-Tebing Tinggi pagi tadi.
Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng
Meski kecelakaan menelan korban jiwa, pihak manajemen di Medan mengaku belum mengantongi manifest maupun data identitas para penumpang.
Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah
Berdasarkan pantauan suasana di kantor pusat operasional Bus Halmahera di Jalan Sisingamangaraja tampak lengang.
Tidak terlihat adanya posko informasi yang didirikan oleh pihak manajemen untuk melayani keluarga korban pasca-insiden yang melibatkan bus BK 7347 UA tersebut.
Baca Juga : Niat Merantau Berujung Duka, Korban Laka ALS Sempat Ingin Naik Bus Lain
Sebelumnya, upaya konfirmasi kepada petugas keamanan maupun petugas loket di lokasi tidak membuahkan hasil, di mana mereka mengaku tidak mengetahui perkembangan informasi terkait para korban.
Baca Juga : Dirujuk dari Muratara, Korban Selamat Bus ALS Tiba di RS Bhayangkara
"Keluarga korban tidak ada yang datang ke sini, mereka ke rumah sakit semua. Di sini juga tidak ada pegang data korban, jadi kami tidak ada kabar apa-apa hari ini." Jelas Bunga (Staff Kantor Halmahera).
Pernyataan dari Bunga, staf kantor Halmahera tersebut, mengonfirmasi bahwa pihak manajemen di Medan saat ini mengalami kekosongan data.
Baca Juga : Bus ALS Hantam Mobil Tangki di Jalinsum, 16 Orang Tewas Terbakar
Seluruh manifest penumpang maupun detail kondisi korban luka dan meninggal dunia belum diterima oleh kantor cabang di Jalan Sisingamangaraja.
(cw1/nusantaraterkini.co)
