Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Survei IPO: Prabowo Capres Paling Miliki Kemampuan dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo Subianto. (Foto: Instagram)

Survei IPO: Prabowo Capres Paling Miliki Kemampuan dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon presiden (capres) dengan nomor urut dua Prabowo Subianto menempati posisi pertama terkait capres yang paling memiliki kemampuan dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga : Prabowo Bertemu Jusuf Kalla: Bahas Investasi Rp70 Triliun untuk Swasembada Energi Nasional

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) pada periode 10-17 November 2023 pada rilis resminya, dikutip Rabu (29/11/2023).

Baca Juga : Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

Adapun kemampuan dalam penegakan hukum, Prabowo berada di posisi pertama dengan angka 52,1 persen. Disusul Anies  dengan angka 31,6 persen, Ganjar 11,2 persen, dan responden yang tak menjawab 4,1 persen.

Selanjutnya kemampuan dalam memberantas korupsi, Prabowo tetap unggul dengan angka 44 persen. Pada posisi kedua terdapat nama Anies dengan angka 36,8 persen dan kemudian Ganjar dengan angka 16,1 persen. Suara yang memilih tak menjawab berjumlah 3,1 persen.

Baca Juga : Survei Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden: Prabowo-Gibran Raih Suara Tertinggi

Pada kemampuan pembangunan infrastruktur, Prabowo juga menjadi urutan pertama dengan angka 37,2 persen, disusul Anies dengan 34,8 persen, dan Ganjar dengan 18,8 persen. Suara yang memilih tak menjawab ada pada angka 9,2 persen.

Teruntuk untuk kemampuan pengentasan kemiskinan, giliran Anies yang meraih urutan pertama dengan angka 33 persen, dilanjutkan Ganjar dengan 31,8 persen, dan Prabowo dengan angka 29,5 persen, suara yang tidak menjawab berjumlah 5,7 persen.

Begitu pula dengan kemampuan kesejahteraan sosial, nama Anies berada di posisi pertama dengan angka 38,6 persen, disusul Prabowo dengan angka 35,8 persen, kemudian Ganjar dengan angka 20,5 persen. Responden yang memilih tak menjawab pada kemampuan ini adalah 5,1 persen.

Diketahui ketiga capres berikut akan bertarung pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Adapun masa kampanye sudah dimulai terhitung sejak tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024.

Sementara itu, dalam survei yang sama, Partai Gerindra juga meraih suara terbanyak pada survei dengan kalangan Milenial dan Gen Z. Partai Gerindra menempati posisi pertama dengan 21,7 persen suara, disusul Partai Golkar dengan 12,5 persen suara, Partai Amanat Nasional (PAN) 11,6 persen suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 9,2 persen suara, dan PDI Perjuangan 7,8 persen suara.

Selanjutnya terdapat nama Partai NasDem dengan 6,6 persen suara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 4,8 persen suara, Partai Demokrat 2,5 persen suara, Partai Perindo 1,1 persen suara dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan 1 persen suara.

Teruntuk responden dari kalangan bebas, PDIP berada di posisi pertama dengan 23,8 persen suara, disusul Partai Gerindra dengan 16,5 persen suara, PKB dengan 9,4 persen suara, Partai Golkar dengan 9,2 persen suara, dan Partai NasDem dengan 7,9 persen suara.

Selanjutnya terdapat nama PAN dengan 6,4 persen suara, Partai Demokrat 6,3 persen suara, PKS dengan 5,8 persen suara, Partai Perindo 4,1 persen suara, dan PPP dengan 2,7 persen suara.

Diketahui, pelaksanaan Pemilu 2024 yakni Pileg dan Pilpres 2024 akan diselenggarakan serentak pada 14 Februari 2024, dilanjutkan dengan perhitungan suara pada 14-15 Februari 2024. Selanjutnya akan diadakan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada periode 15 Februari-20 Maret 2024.

(mr6/nusantaraterkini.co)