Nusantaraterkini.co, Medan — Talkshow bertajuk "Kongkow Inklusif" dengan tema "Inclusivity Start With Us" dalam rangkaian acara Road to Pesta Inklusif mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya inklusivitas di segala aspek kehidupan.
Marilyn Lie, pendiri Dwi Tuna Harapan Baru dan pengurus Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Sumatera Utara, menyampaikan bahwa inklusivitas bukan hanya kebutuhan kelompok disabilitas, tetapi bagi seluruh masyarakat, mengingat setiap orang berpotensi membutuhkan dukungan khusus di berbagai tahapan kehidupan.
Baca Juga : Prabowo-Gibran Punya Keberpihakan ke Industri Kreatif dan Digital
Marilyn menjelaskan bahwa inklusivitas mencakup akses pendidikan tanpa diskriminasi, layanan kesehatan yang lebih mudah, serta fasilitas publik yang aman bagi pengguna disabilitas, seperti guiding block.
Baca Juga : Dispora Sumut Rancang Sport Center Jadi Kawasan Kota Baru Berbasis Bisnis
Ia menyoroti prosedur administrasi yang seringkali menjadi hambatan bagi pasien, khususnya penderita autoimun, dalam memperoleh layanan kesehatan.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan etika dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas, melalui prinsip Salam, Sapa, dan Senyum (S3).
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
Dalam lingkungan pendidikan, Marilyn berharap ada program khusus di sekolah yang melibatkan siswa sebagai pendamping, serta pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di tingkat perguruan tinggi.
Baca Juga : Chord Lagu Jangan Paksa Rindu Chords by Ifan Seventeen
Marilyn menyampaikan harapannya agar generasi muda berani tampil dan mendorong perubahan dengan menjadi individu yang tangguh layaknya durian yang tetap utuh meski jatuh.
(cw9/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Daftar 10 Lagu Teratas di Spotify Indonesia Weekly Chart
