Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Musi Muba Kondisi Meninggal Dunia

Editor :  hendra
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tim SAR Palembang saat menemukan jasad korban yang hanyut di Sungai Musi, Dusun II Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (9/6/2026). (Foto: SAR Palembang)

Nusantaraterkini.co, MUSI BANYUASINTim SAR Gabungan berhasil menemukan Ira binti Masirul (11), bocah perempuan yang hanyut di Sungai Musi, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (9/6/2026) dini hari.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan operasi pencarian secara intensif selama dua hari berturut-turut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama dalam operasi pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai," ujar Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin dalam keterangan tertulis yang diterima.

Baca Juga : Polsek Babat Supat Tangkap Pencuri Baut dan Besi Proyek Tol Betung-Jambi

"Kami juga turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," imbuhnya.

Peristiwa tragis ini bermula ketika korban dilaporkan hilang tenggelam saat tengah asyik berenang di Sungai Musi, Dusun II Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, pada Minggu (7/6/2026).

Setelah dilakukan upaya penyisiran, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di pinggir sungai tepatnya di Desa Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa, sekitar pukul 01.15 WIB.

Baca Juga : BPBD Sumsel Padamkan 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Muratara

Lokasi penemuan jasad bocah perempuan tersebut berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik awal tempat dirinya dilaporkan hanyut terbawa arus.

Petugas di lapangan langsung mengevakuasi jenazah korban dari permukaan air dan segera membawanya menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka.

Baca Juga : Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai. Kondisi arus yang cukup deras dapat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang tidak diinginkan," tandasnya. 

(Tia/Nusantaratekini.co)