NUSANTARATERKINI.CO - Driver ojek online (ojol) bernama Aji Pratama (23) warga Jalan Pengilar, Medan Amplas menjadi korban begal di kawasan jalan Avros, Kota Medan.
Driver ojol tersebut dibegal oleh lima orang pelaku dengan menggunakan senjata tajam pada Rabu (10/1/2024) sekira pukul 05.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, motor jenis Yamaha Nmax milik korban raib dibawa para pelaku.
Baca Juga : Cucu di Banyumas Tega Bunuh Nenek dan Selingkuhan, Jasad Dibuang ke Sumur dan Kamar Kosong
Dalam keterangan yang diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan, pembegalan tersebut bermula saat Aji menerima orderan dari jalan SM Raja menuju Jalan Adi Sucipto.
Saat itu, pelanggan yang memesan layanan ojol tersebut bertanya apakah Aji bisa menjemputnya.
Tanpa pikir panjang, korban mengatakan bahwa ia akan menjemput pelanggan tersebut.
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
“Saat itu masuk orderan diaplikasi, atas nama Putri, titiknya Alfa Midi Jalan SM Raja menuju ke dekat SMA 2 di Jalan Adi Sucipto. Saat itu penumpang saya ngechat duluan, nanya apa bisa jemput, trus aku jawab bisa,” ungkap Aji Pratama dikutip dari Instagram @tkpmedan.
Posisi itu pukul 05:00 WIB, biasanya ngantar ke situ aman-aman ajanya, gak ada kejadian, mungkin ini naas ya kan,” sambungnya.
Namun saat melintas di Jalan Avros, korban tiba-tiba dicegat oleh lima orang pelaku.
Baca Juga : Aliansi Ormas Islam Laporkan Ade Armando ke Polisi Terkait Video Ceramah Jusuf Kalla
Tak hanya itu, korban bahkan dibacok dengan menggunakan parang. Beruntung korban tak mengalami luka serius.
“Para pelaku 5 orang, itulah pas aku lewat jembatan titi Avros itulah aku dijegat bang, trus dibacok pakai parang, untung aja gak ada luka serius,” kata Aji.
"Aku kena cuma dipinggang sebelah kanan, badanku lebam-lebam lah, saat itu aku nggak ada mikirin penumpangku lagi hanya berpikir menyelamatkan diri saja,” sambungnya.
Baca Juga : Heboh! Air Kolam di Pagar Alam Berubah Merah Seperti Darah Usai Hujan Deras
Akibat insiden pembegalan itu , korban kehilangan 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max dengan plat BK 6063 AKR yang ia cicil selama 24 bulan.
Padahal menurut pengakuan Aji, motor tersebut akan lunas beberapa bulan lagi.
Kini, Aji sudah membuat laporan ke Polsek Medan Kota atas insiden yang dialaminya.
Baca Juga : Massa Aksi di Sudirman Ajak Pengendara Nyalakan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Ia berharap agar Polsek Medan Kota bisa cepat mengungkap dan menangkap pelaku.
Unggahan Instagram @tkpmedan itu kini ramai oleh komentar warganet.
“Lapor ke polisi bg..buat surat kehilangan trus lapor ke leasing/dealernya..kalau masih kredit pasti ad asuransi..pasti diganti sm mereka..bisa diganti duit atau unit yg baru sesuai dengan hitungan pokok kredit yg sdh dibayarkhn..pokok bukan brp x cicilan..,” tulis @ziaamne.
Baca Juga : Cekcok di SPBU saat Antre BBM, Sopir Turk Meninggal Dunia usai Ditusuk
“Boleh lah dbuat lagi jebakan begal tapi yang serius. udah gak meresahkan lagi ini. kemaren ustadz mau isi kajian subuh bisa kena begal, belum lagi yg harus belanja dan kerja pagi buta. semoga ada solusi yg nyata musti di usut juga kemana barang barang curian ini dikepul,” tulis @qiboeliyonk_artwork.
“Kok di Sumatera rawan kejahatan banget ya kayak gak ada aparat...ntah mau jadi apalah pulau ini...kasihan masyarakatnya,” tulis @panda_bincung.
“Besi nempel di beton aja bisa di gas apalagi besi yang bisa bergerak, emang udah gawat kali medan ini adooh,” tulis @mrfi03226.
(*/nusantaraterkini.co)
