Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Viral Pengunjuk Rasa Kejang-kejang dalam Kerusuhan di Medan, Korban Sudah Sembuh dan Ngaku Kelaparan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Mhd Ilham Pradilla
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kolase foto seorang massa aksi di Medan kejang kejang dan keluarkan darah dan saat setelah dirawat di rumah sakit. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDANSeorang pengunjuk rasa viral setelah videonya yang sempat kejang kejang dan berdarah dinarasikan diduga akibat dipukuli oleh oknum polisi kini telah sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit.

Diketahui, pemuda tersebut bernama Ryzky Fajar Purba yang merupakan mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU). 

Informasi diperoleh, Ryzky mengaku jika kondisi yang dialaminya karena belum makan saat mengikuti aksi unjuk rasa di DPRD Sumut. Saat ini kondisi korban sudah stabil (sembuh).

Baca Juga : Pemuda Berbaju Hitam Diduga Jadi Sasaran Kekerasan Polisi saat Ricuh Demo di Medan, Tampak Sampai Kejang-kejang

Selain itu dia juga mengaku tidak memiliki riwayat penyakit epilepsi saat peristiwa kejang tersebut.

“Pada saat ini dalam keadaan sehat tidak ada riwayat (sakit) epilepsi,” katanya saat memberikan keterangan pada Jumat (29/8/2025) malam.

Saat peristiwa itu dia menceritakan, mengalami penurunan stamina ditambah ricuh kejar-kejaran dengan petugas kepolisian yang mengakibatkannya drop.

Baca Juga : Pos Polisi Lalulintas Dibakar Massa Aksi, Ini Tanggapan Polda Sumut

“Pada saat kejadian saya lari dan mengalami kejang jadi karena belum makan, lapar, karena lapar,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pengunjuk rasa kejang-kejang dan mengeluarkan darah di bagian kepala korban. Peristiwa itu direkam oleh kamera warga yang ada di sekitar lokasi.

Rekaman itu menampilkan sejumlah aparat kepolisian menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat kericuhan. Diduga peristiwa itu terjadi di Jalan Candi Biara, persis di belakang Pengadilan Negeri Medan.

Di sisi lain dalam video, juga menampilkan sosok pria atau DS tergelatak di aspal. Bagian kepalanya berdarah dan tubuhnya terlihat kejang-kejang.

“Jangan dipukul, jangan dipukul, bang,” ujar seorang pria dalam video.

Belum diketahui pasti profesi korban tersebut. Namun, perekaman video adalah sosok pria yang mengenakan sebuah jaket yang sama dengan Ojek Online.

Awalnya, tidak ada yang berani mendekat untuk menolong. Beberapa pengendara ojek daring kemudian mendesak polisi agar korban segera dibawa untuk mendapat pertolongan medis. "Ambulans, ambulans mana?" seru perekam video.

Baca Juga : 19 Massa Aksi Diamankan Buntut Bentrokan di Medan, Polda Sumut: Bukan Mahasiswa Seluruhnya Anarcho

Beberapa menit kemudian, pemuda itu akhirnya dibawa menggunakan sepeda motor oleh seorang pengendara ojek online. Lokasi kejadian diduga berada di sekitar belakang Hotel Adi Mulia, Medan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kondisi terkini korban.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan pihaknya tengah mendalami insiden tersebut. Termasuk sejumlah video yang beredar sejak aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir.

"Untuk video yang beredar dari kemarin, kami sedang melakukan pendalaman. Jika terbukti pelakunya adalah anggota Polri, akan kami tindak tegas," ujarnya.

(Cw3/nusantaraterkini.co)