Nusantaraterkini.co, Medan - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan tim gabungan masih mencari korban yang hilang di Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Pencarian korban hilang memasuki hari kedua operasi pencarian dan pertolongan, tim SAR.
BACA JUGA: Dua Pria Terekam Cctv, Pelaku Curanmor Beraksi saat Korban Sedang Tidur
Hingga kini petugas gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap tiga orang penumpang minibus yang dilaporkan hilang setelah kendaraan yang mereka tumpangi terjun dan hanyut ke Sungai Lae Kombih.
Sejak pagi tadi pencarian telah dilakukan melalui penyisiran di sepanjang aliran sungai mulai dari air terjun kedebuhan yang berada di hilir sungai dari lokasi kejadian tepatnya di Kota Subulussalam menuju hilir sungai sejauh lima kilometer.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menyampaikan bahwa medan yang sulit dan arus sungai yang deras menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.
Ia memastikan seluruh unsur SAR terus bekerja maksimal untuk menemukan ketiga korban.
Sehingga selain menggunakan perahu dan penyisiran scouting darat, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran menggunakan drone thermal.
"Kami menghadapi tantangan berupa kondisi arus sungai yang cukup deras, tingginya tebing dan licin disepanjang bibir sungai. Namun demikian, seluruh personel yang terlibat tetap bekerja tanpa kenal lelah," katanya.
"Koordinasi antarinstansi terus kami tingkatkan agar pencarian lebih efektif. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar seluruh korban segera ditemukan," sambungnya saat proses pencarian korban, Jumat (25/4/2025).
Diketahui sebelumnya, Rabu (23/4/2025) sebuah minibus warna hitam jenis Avanza dengan Nomor polisi D 1217 SHJ yang berangkat dari Sinabang, Aceh hendak menuju Jambi tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan lintas Lae Kombih.
Tepatnya di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe Kabupaten Pakpak Bharat yang berada di wilayah perbukitan dan berdekatan langsung dengan aliran sungai.
Diduga kendaraan hilang kendali dan jatuh ke dalam sungai dengan arus deras serta kedalaman yang cukup tinggi.
BACA JUGA: Ketua MPR: Semoga Al Washiliyah Tetap Eksis dan Maju Membangun Bangsa Indonesia
Dalam insiden tersebut, tiga orang penumpang yakni Heri (50), Gigi (40) dan Zuato Balkiah (37) yang merupakan warga Desa The Hok Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dilaporkan hilang.
Rencananya, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan memperluas area penyisiran dan melibatkan tambahan perahu rafting untuk menjangkau area yang lebih sulit dijangkau.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
