Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK, Ruang Kerja hingga Rumah Dinas Disegel

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Muara Enim, Edison. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MUARA ENIM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Muara Enim, Edison dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar secara tertutup di wilayah Jakarta dan Sumatra Selatan (Sumsel), Senin (8/6/2026).

Berdasarkan unggahan resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Edison terpantau sempat memimpin kegiatan apel pagi di kantornya sebelum akhirnya diciduk oleh tim penyidik lembaga antirasuah.

Baca Juga : OTT ASN BPK di Kasus Smart TV Muara Enim Naik ke Penyidikan, KPK Segera Umumkan Tersangka

"Salah satu yang ditangkap di antaranya merupakan Bupati Muara Enim," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Baca Juga : Terjaring OTT KPK, Gubernur Sumsel Segara Usulkan Plt Bupati Muara Enim

Penangkapan Edison, langsung diikuti serangkaian penggeledahan dan penyegelan massal sejak pagi hingga pukul 16.00 WIB oleh tim KPK yang terbagi dalam dua kelompok dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Ia menyebut, selain sang bupati terdapat sembilan orang lainnya yang ikut diamankan, dengan rincian lima orang dari unsur internal Pemkab Muara Enim, serta sisanya dari pihak swasta.

Baca Juga : Bupati Muara Enim Kena OTT KPK, Gubernur Sumsel: Saya Syok

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel hari ini," imbuhnya.

Baca Juga : Cipayung Plus dan Poros Pelajar Madina Desak Bupati Selesaikan Segudang Permasalahan 

Melalui pantauan siaran langsung di media sosial sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menyegel ruang kerja dan rumah dinas Bupati Muara Enim, serta rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim.

Tak hanya itu, stiker segel resmi KPK juga terpasang rapat di lima ruangan vital Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, meliputi Ruang Perencanaan, Ruang Sarana dan Prasarana, Ruang Sekretaris, Ruang Keuangan, serta Ruang Bidang Kebudayaan.

Baca Juga : Praktisi Hukum Sebut Keterlibatan Oknum BPK jadi Alarm Keras Integritas Internal Lembaga

"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya," katanya.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum mengumumkan status hukum dari para pihak yang diamankan maupun detail barang bukti yang disita.

Namun, informasi yang beredar kuat menyebutkan operasi ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Saat ini aparat penegak hukum masih terus melakukan pendalaman serta pengumpulan alat bukti di lapangan.

Sementara pihak Pemkab Muara Enim, masih belum memberikan pernyataan resmi apa pun terkait rentetan peristiwa tersebut.

(Tia/Nusantaraterkini.co)